Tuesday, April 16, 2024
HomeBandaraOtoritas Bandara Kenya Lelang 70-an Pesawat Mangkrak, Primadonanya Boeing 707 Seharga Rp36...

Otoritas Bandara Kenya Lelang 70-an Pesawat Mangkrak, Primadonanya Boeing 707 Seharga Rp36 Juta

Pemandangan pesawat mangkrak yang tak terurus lazim kita lihat di bandara-bandara besar. Bagi pengelola bandara, ‘timbunan’ bangkai pesawat merupakan persoalan tersendiri, selain menyita lahan, deretan pesawat dengan cat kusam juga menjadi pemandangan yang kurang enak dilihat oleh penumpang pesawat yang melintas, terlebih di bandara yang berstatus internasional.

Baca juga: Pesawat Boeing 707 Lufthansa Lekat dengan Sejarah Indonesia-Jerman Akhirnya ‘Dimutilasi’

Selain di-scrap (besi tuakan), masih ada upaya lain yang bisa dilakukan otoritas bandara, yaitu dengan cara melelang, sehingga di masa mendatang, eks pesawat itu dapat dimanfaatkan untuk memorabilia atau barang koleksi. Hal tersebut belum lama ini telah dilakukan oleh Otoritas Bandara Kenya (KAA). Dikutip dari simpleflying.com, disebut KAA akan melelang besar-besaran ‘koleksi’ pesawat mangkrak di empat bandara.

Daftar jenis pesawatnya yang akan dilelang terbilang panjang dan beragam, dengan jumlah lebih dari 70 unit, mulai dari Antonov An-24, Boeing 737-200 klasik, dan sebagai primadona lelang, Boeing 707-300. KAA berharap dapat menjual 73 pesawat terlantar yang telah ditinggalkan. Lantaran sebagian pesawat masih menggunakan livery dan logo dari maskapai, sejak Agustus 2020, KAA telah menghubungi pemilik pesawat yang ditinggalkan untuk menyelesaikan akun dan meminta pencopotan logo pesawat mereka. Plus saat bersamaan muncul peringatan bahwa aset mereka dapat dilelang.

Yang paling menarik dan banyak diburu adalah Boeing 707-300 yang nilai lelangnya dibuka dengan harga US$2.497 (sekitar Rp35,8). Boeing 707 dengan kode J5-GGU itu tersebut diketahu telah berusia 54 tahun dan mengalami kerusakan substansial pada bagian fuselage pada saat proses pendaratan di Mombasa. Pesawat jet jarak jauh dengan empat mesin tersebut dioperasikan oleh Safari Airlines. The Aviation Safety Network mencatat bahwa bagian bawah pesawat menyentuh lampu pendaratan saat mendekati landasan pacu pada tahun 2009.

Baca juga: Setelah 20 Tahun Lebih, Lansia Kembar Palestina Sukses Sulap Boeing 707 Jadi Restoran

Meskipun mendarat dengan aman, roda gigi utama kanan jet runtuh saat meluncur ke apron. Setelah itu, Boeing 707 Safari Airlines disimpan di Mombasa, dan pada lelang yang akan dibuka pada pertengahan November 2021, pesawat ini ditawarkan dengan harga awal di bawah US$2.500. Anda berminat?

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru