“PeduliLindungi,” Andalkan Bluetooth untuk Deteksi Penumpang Terinfeksi Covid-19

0
Aplikasi PeuliLindungi (KabarPenumpang.com)

Di musim wabah corona seperti, salah satu yang paling mencemaskan adalah saat kita berada di transportasi umum. Meski sudah ada social distancing, tetap saja ada rasa kekhawatiran yang tinggi lantaran ada potensi tertular virus tersebut. Buat sebagian orang, masih sulit untuk menghindari transportasi umum. Lantas yang jadi pertanyaan, bagaimana para pengguna transportasi umum dapat lebih aman dan tahu apakah orang disekitaran adalah ODP (Orang Dalam Pantauan) atau PDP (Pasien Dalam Pantauan)?

Baca juga: Gunakan Aplikasi di Ponsel, Warga Cina Hindari Lingkungan Terinfeksi Virus Corona

Untuk menjawab hal tersebut, PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) yang bekerja sama dengan Kemeterian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) belum lama ini meluncurkan aplikasi PeduliLindungi. Ini adalah aplikasi yang dihadirkan sebagai salah satu upaya untuk meredam wabah Covid-19 di Indonesia.

Sebelumnya aplikasi PeduliLindungi masih berbentuk file instalasi APK dan kini sudah tersedia di Google Play Store atau melalui situs pedulilindungi.id. Setelah terunduh, cara kerjanya pun cukup mudah, karena menggunakan partisipasi masyarakat untuk saling membagikan data lokasi saat bepergian agar penelusuran kontak dengan penderita Covid-19 bisa dilakukan.

Dari keterangan di Google Play Store, PeduliLindungi menggunakan Bluetooth pengguna untuk merekam informasi yang dibutuhkan. Sehingga nantinya akan ada pertukaran data ketika ada gadget lain dalam radius Bluetooth yang juga terdaftar di PeduliLindungi.

“Saat dua Bluetooth bertemu maka akan mengindentifikasi orang-orang yang pernah berada dalam jarak dekat dengan orang yang dinyatakan positif Covid-19 atau PDP maupun ODP,” tulis pengembang aplikasi tersebut di Play Store. Namun penggunaan Bluetooth juga menjadi problem tersendiri, karena hambatan konektivitas antar perangkat.

Pada dasarnya, rancangan aplikasi ini membantu seseorang yang tidak dapat mengingat riwayat perjalanan dan dengan siapa saja dia melakukan kontak. Kemudian pengguna akan dihubungi petugas kesehatan jika Anda pernah berada dalam jarak tertentu dengan penderita, PDP atau ODP Covid-19.

KabarPenumpang.com mencoba mengunduh untuk mencoba aplikasi ini. Ketika sudah terunduh, aplikasi akan meminta data seperti nama dan nomor telepon yang akan digunakan. Aplikasi tersebut kemudian akan mengirimkan OTP atau nomor rahasia untuk dikonfirmasi bahwa nomor ponsel tersebut adalah milik Anda.

Baca juga: Deretan Teknologi ini Berhasil Digunakan Cina untuk Melawan Virus Corona

Setelah itu aplikasi akan masuk ke laman utama dan agar aplikasi dapat terus berfungsi, maka Bluetooth tetap akan hidup. Karena Bluetooth tetap hidup, maka pengguna bisa mengakses Low Power Mode atau Batteray Saver untuk mengaktifkan Low Power Mode agar baterai tidak cepat habis.

Leave a Reply