Peneliti: Penumpang Wanita Tertular Virus Corona di Toilet Pesawat

0
Bandara di Korea Selatan (thejakartapost.com)

Para peneliti menemukan bukti bahwa virus corona menyebar di dalam pesawat. Hal ini terlihat dari hasil studi kasus seorang wanita yang diduga tertular virus corona dalam penerbangan dari Milan ke Korea Selatan. Wanita berusia 28 tahun tersebut termasuk di antara sekitar 300 warga Korea Selatan yang dievakuasi dari Italia pada puncak pandemi virus corona di Milan pada Maret lalu.

Baca juga: Berciuman Memakai Masker, Kelakuan Penumpang Pesawat di Masa Pandemi Semakin Aneh

“Dalam penerbangan dari Milan, Italia, ke Korea Selatan, dia memakai masker N95, kecuali saat menggunakan toilet. Toilet digunakan bersama oleh penumpang yang duduk di dekatnya, termasuk pasien tanpa gejala. Dia duduk tiga baris dari pasien tanpa gejala,” tulis para peneliti dalam jurnal Center for Disease and Prevention Center.

Dilansir KabarPenumpang.com dari cnn.com (26/8/2020), adanya hal ini membuat para peneliti menduga penularan virus tersebut terjadi di dalam toilet pesawat. Apalagi toilet digunakan bersama dengan penumpang lainnya termasuk pasien tanpa gejala.

Dalam penerbangan itu, diketahui bahwa wanita tersebut duduk berdekatan dengan orang tanpa gejala atau OTG. Kemudian setibanya mereka di Korea Selatan, semua penumpang serta para awak pesawat yang bertugas dikarantina.

Dalam tes awal, enam orang dinyatakan positif setelah tiba di Korea Selatan. Sedangkan wanita tersebut baru mengalami gejala yakni delapan hari setelah kepulangannya itu.

“Mengingat bahwa dia tidak pergi keluar dan telah dikarantina sendiri selama tiga pekan di rumahnya di Italia sebelum penerbangan, serta dia juga tidak menggunakan transportasi umum untuk sampai ke bandara, kemungkinan besar penularan terjadi dalam pesawat melalui kontak tidak langsung dengan pasien tanpa gejala,” tulis para peneliti dari Soonchunhyang University, Seoul, Korea

Sayangnya belum banyak bukti yang menunjukkan adanya penularan virus corona di dalam pesawat. Sebab beberapa studi menyebut sistem ventilasi di dalam pesawat bisa membersihkan udara secara menyeluruh.

Baca juga: Awak Kabin American Airlines Meninggal di Pesawat, Gegara Corona?

“Studi ini adalah salah satu penelitian awal yang mencari kemungkinan penularan pasien tanpa gejala di dalam pesawat. Studi sebelumnya menemukan pesawat terbang memiliki risiko penularan penyakit pernapasan seperti influenza,” ungkap peneliti.

Leave a Reply