Thursday, February 22, 2024
HomeHot NewsPenerbangan Perdana Terus Tertunda, Inilah Airbus Racer, Helikopter Berkecepatan Tinggi

Penerbangan Perdana Terus Tertunda, Inilah Airbus Racer, Helikopter Berkecepatan Tinggi

Sosoknya pertama kali diperkenalkan saat Paris Air Show 2017, Airbus Racer dijuluki sebagai helikopter gabungan berkecepatan tinggi eksperimental yang akan merevolusi industri. Daya dorong pada Racer disediakan oleh satu atau dua rotor utama yang dipasang tegak lurus terhadap arah gerak maju.

Baca juga: Airbus Uji Terbang Helikopter dengan Kendali Otomatis Lewat Tablet

Airbus Helicopters meracang Racer melalui pengenalan rotor lateral baru yang menghadap ke depan ke dalam sistem. Meski terdengar seperti sejenis mobil balap, Airbus Racer sebenarnya sama seperti helikopter pada umumnya – tetapi dirancang dengan mempertimbangkan peningkatan kecepatan.

Meski kecepatannya bukan tipe supersonik, Airbus Racer telah mengoptimalkan kecepatan jelajah 400 kilometer per jam, yang menjadikan burung baru ini jauh lebih cepat dibandingkan helikopter pada umumnya, yang punya kecepatan jelajah rata-rata 260 kilometer per jam.

Meskipun memiliki fitur kecepatan tinggi, Airbus Racer menjanjikan keselamatan optimal sekaligus sederhana dan mudah dioperasikan. Menurut Airbus, helikopter baru ini efisien dan mudah dioperasikan tanpa tombol khusus untuk mengaktifkan peningkatan kecepatan karena desain dan konstruksi rotor depan telah memungkinkan hal ini. Baik untuk penggunaan pribadi, swasta, atau militer, Airbus Racer dianggap sebagai perpaduan ideal antara kecepatan tinggi, efisiensi biaya, dan kinerja terdepan.

Selain itu, di era di mana keberlanjutan adalah kuncinya, Airbus ingat untuk mencapai tujuan ini dengan merancang Racer yang hemat bahan bakar dan senyap mungkin. Dengan sistem baru, efisiensi aerodinamis, dan konfigurasi dinamis, helikopter baru ini diharapkan dapat membakar setidaknya 15% lebih sedikit bahan bakar per mil laut pada kecepatan 180 knot dibandingkan dengan helikopter tradisional pada kecepatan 130 knot.

Meskipun gagasan penggunaan pribadi dan pribadi untuk Airbus Racer mungkin tampak agak berlebihan tetapi bukan tidak mungkin, pabrikan Eropa merancang helikopter baru ini terutama untuk penggunaan misi yang kritis terhadap waktu. Situasi ini mencakup layanan medis darurat dan misi pencarian dan penyelamatan, dimana berkurangnya waktu antar target berpotensi berarti lebih banyak nyawa terselamatkan dalam jangka waktu yang krusial.

Dikutip dari Simple Flying, meski terdengar menarik, rencana penerbangan Racer terus mengalami penundaan. Awalnya direncanakan untuk mengudara untuk pertama kalinya pada kuartal keempat tahun 2021, kemudian Racer ditunda debutnya hingga tahun 2022. Namun karena gangguan rantai pasokan terus berlanjut di seluruh dunia, debutnya kemudian ditunda hingga paruh kedua tahun ini.

Baca juga: Airbus Buka Studio TwoTwenty di Toulouse, Tawarkan Kustomisasi Desain Interior Pesawat dan Helikopter Mewah

Dan itu pun sudah lewat, dan kini di 2023 tinggal tersisa bulan Desember. Sejauh ini belum ada pengumuman penundaan lebih lanjutUntuk penerbangan perdananya, uji ketahanan kritis diharapkan dapat menguji batas kemampuan helikoprer baru ini.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru