Wednesday, June 10, 2026
HomeAnalisa AngkutanPenggabungan Stasiun Karet – BNI City Ditargetkan Beroperasi Akhir Tahun Ini, Ini...

Penggabungan Stasiun Karet – BNI City Ditargetkan Beroperasi Akhir Tahun Ini, Ini Penjelasan Bos KAI

Jumlah penumpang pengguna transportasi Kereta Rel Listrik (KRL) kian meningkat. Terlihat pada masa padatnya angkutan tersebut tak hanya jam-jam aktivitas di hari biasa, namun terlibat juga pada akhir pekan. Salah satunya jalur yang dilintasi KRL berada pada lintas Manggarai – Sudirman – Tanah Abang. Ya, kawasan tersebut memang padat dengan masyarakat yang beraktivitas, karena berlokasi di kawasan perkantoran dan pusat perbelanjaan.

Seperti halnya dengan stasiun yang kerap kali disambangi para penumpang KRL, karena aksesnya yang cukup mudah dan praktis yaitu Stasiun Sudirman, Stasiun Sudirman Baru (BNI City), dan Stasiun Karet. Mobilitas penumpang tak hanya sebagai masyarakat yang tiap harinya beraktivitas di kawasan tersebut, tetapi ada pulang penumpang yang bisa mengakses perjalanan KRL menuju maupun dari arah bandara.

Ya, ramai di media sosial mengenai perencanaan stasiun tersebut untuk digabungkan sebagai akses naik dan turun penumpang KRL yakni Stasiun BNI City dengan Stasiun Karet. Terlihat bahwa kedua stasiun tersebut lebih dekat jaraknya bahkan berjalan kaki pun tak memakan waktu lama. PT Kereta Api Indonesia Persero (KAI) menyoroti hal tersebut yang nantinya akan dilakukan perubahan pada kedua stasiun ini.

KAI menargetkan integrasi Stasiun BNI City dan Stasiun Karet akan resmi beroperasi pada akhir tahun ini. Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin menjelaskan bahwa saat ini pihaknya tengah menyiapkan sejumlah sarana dan prasarana pendukung guna memastikan kenyamanan para penumpang KRL. sejumlah sarana dan prasarana yang tengah ditambahkan yakni pemasangan travelator. Hal itu dilakukan guna meningkatkan mobilitas para pejalan kaki. Bobby membocorkan target dioperasikan antara November – Desember.

Diketahui sebelumnya, pembukaan integrasi Stasiun Karet dan Stasiun BNI City direncanakan beroperasi pada Desember 2025. Akan tetapi batal dijalankan karena mendapat sejumlah masukan dari para penumpang. Sementara KAI mengungkap pengintegrasian Stasiun Karet dan Stasiun BNI City dilakukan dalam rangka peningkatan efektivitas. Pasalnya, jarak antara Stasiun Karet dengan Stasiun BNI City dinilai terlalu dekat.

KAI mengungkap, jarak antara Stasiun Karet dengan Stasiun BNI City yakni sekitar 2,9 kilometer sehingga bagi penumpang KRL yang ingin ke Karet dapat ditempuh dengan berjalan kaki. Integrasi Stasiun Karet dan BNI City menjadi salah satu kebutuhan yang dinantikan pengguna transportasi publik karena letak kedua stasiun yang berdekatan.

Saat ini fasilitas fisik penghubung telah rampung, termasuk kanopi dan sistem ticketing. Namun, pembukaan fasilitas belum dilakukan karena pemerintah masih memastikan seluruh komponen siap dioperasikan. Penggabungan kedua stasiun ini dilakukan untuk mewujudkan kawasan berorientasi transit atau transit oriented development (TOD) Dukuh Atas yang akan mengintegrasikan empat moda transportasi berbasis rel.

Okupansi Minim dan Terlalu Dekat dengan Stasiun Manggarai, Stasiun Mampang Nonaktif Secara Permanen

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru