Penguasa Jalur Selatan, PO Budiman Punya Aturan Ketat

(Tribunnews.com)

Menikmati pemandangan jalur selatan yang memiliki tikungan tajam akan dirasakan pelancong ketika menggunakan bus atau kendaraan pribadi. Karena, jalur selatan sendiri mulai menampakkan tantangannya seusai dari pintu tol Cileunyi. Dimana setelah melalui dataran tinggi Bandung Raya, pelancong dan pecinta bus atau biasa disebut busmania akan merasakan jalur menanjak dan menurun yang terbilang curam.

Baca juga: “Debby,” Sebutan Kesayangan untuk Bus PO Deborah Rute Depok – Lebak Bulus

Jalur yang terkenal adalah Nagrek dan Gentong (berada di Tasikmalaya Kabupaten). Mungkin tak banyak perusahaan otobus (PO) yang meluncurkan armadanya melalui jalur ini. Namun ada satu PO bus asal Tasikmalaya yakni PO Budiman yang mampu melewati jalur ini. KabarPenumpang.com merangkum dari berbagai laman sumber, armada PO Budiman sendiri lebih dikenal para busmania adalah bus cepat Budiman.

PO Budiman sendiri didirikan sejak tahun 1992 oleh Saleh Budiman. Awalnya PO Budiman hanya memiliki empat armada yakni Mercedes Benz OF 1113 dengan mesin yang berada di depan. Keempat armada ini diberi nomor sesuai urutannya yakni OF 001, OF 002, OF 003 dan OF 04.

Namun kini keempat bus pertama yang digunakan oleh PO itu sudah tua dan tertinggal dan tidak dijual untuk mengenang sejarah awalnya. Berjalan hampir 27 tahun, kini bus yang bisa dikatakan penguasa jalur selatan Jawa Barat ini sudah memiliki 700 armada yang tersebar di Pulau Jawa.

PO Budiman kini sudah menggunakan Mercedes Benz 1518/XBC EURO3 dengan body RS Evolution dan beberapa menggunakan karoseri Adi Putro New Travego. Tak hanya itu, armada bus ini juga menggunakan karoseri dari Laksana dan sudah menggunakan AC dengan formasi kursi 2-3.

Namun, PO Budiman sendiri kini sudah diwariskan kepada Dede Sudrajat yang merupakan putra kedua Saleh Budiman. Bus ini sendiri masih melayani trayek yang cukup berat yakni Pangandaran menuju Bandung dan sebaliknya.

Tak berbeda jauh dari PO lainnya yang mengutamakan keselamatan dan kenyamanan penumpangnya, PO Budiman sendiri dikenal dengaan peraturan yang ketat dan positif. Salah satunya adalah dilarang merokok dalam armada dan ini berlaku untuk semua penumpang tak terkecuali pengemudi dan kondektur.

Baca juga: PO Sinar Jaya, Tawarkan Kenyamanan dengan Harga Bersahabat

Bagi umat muslim yang menjadi penumpang armada bus ini diwajibkan untuk melaksanakan sholat. Bahkan pengemudi dihimbau untuk mampir ke masjid terdekat untuk melaksanakan sholat sebelum melanjutkan perjalanan. Trayek PO Budiman sendiri dari Tasikmalaya ke berbagai kota di Pulau Jawa yakni Serang, Jakarta, Bogor, Depok, Yogyakarta, Sukabumi, Semarang, Wonosobo, Bandung, Pangandaran dan beberapa kota lainnya.

Mungkin beberapa armada bus tidak mempermasalahkan tatto pada tubuh pekerjanya, tetapi PO Budiman tidak memperbolehkan hal tersebut. Tak hanya itu ada satu hal yang unik, bila armada bus memiliki body yang unik, PO Budiman hanya berwarna abu-abu biasa dan tulisan Budiman berwarna-warni seperti pelangi.