Pensiun dari Dunia Aviasi, Boeing 747 Disulap Jadi Restoran Mewah

Sumber: geo.tv

Dewasa ini, sudah banyak sekali inovasi unik dengan cara menyulap barang-barang yang sudah tidak terpakai menjadi layak pakai kembali, tidak terkecuali pesawat bekas. Seperti sebuah Boeing 737 milik Sriwijaya Air yang diubah menjadi sebuah restoran di daerah  Ancol, Jakarta. Pemilik restoran yang melakukan sermoni Grand Opening pada 18 September 2015 silam ini diketahui memang bekerja sama dengan pihak Sriwijaya Air. Tidak hanya di Indonesia, di Karachi, Pakistan pun ada sebuah resto unik yang mengangkat tema moda berjuluk burung besi ini.

Baca Juga: Boeing 747 Dilelang Online, Inikah Akhir Cerita dari The Queen of The Skies?

Sebagaimana yang dihimpun KabarPenumpang.com dari berbagai sumber, Airport Security Force (ASF) mengubah salah satu pesawat Boeing 747 milik Pakistan International Airlines (PIA) yang sudah tidak terpakai menjadi sebuah restoran kelas atas. Diketahui, PIA merupakan salah satu maskapai pertama yang menerbangkan Boeing 747, dimana pesawat mewah ini mampu menampung penumpang hingga 500 orang dalam sekalii penerbangan.

Sumber: propakistani.pk

Pesawat Boeing 747 AP-BFV milik PIA tersebut lalu dipindahkan ke area lama Bandara Internasional Jinnah di Karachi, Ibu Kota Provinsi Sindh di Pakistan. Setelah pesawat ditempatkan di lokasi yang cocok, pejabat ASF lalu mendekor ulang pesawat sedemikian rupa sehingga bagian kabin pesawat Jumbo Jet tersebut berubah menjadi sebuah lorong yang diisi oleh meja-meja yang tersusun rapi layaknya restoran bintang lima. Pesawat ini sendiri diketahui telah pensiun dari dunia kedirgantaraan pada tahun 2014 silam.

Diketahui dari laman sumber lain, sejak masa pensiunnya, pesawat ini sering digunakan sebagai sarana pelatihan pasukan keamanan untuk potensi serangan teroris. Sebelumnya, banyak cerita kelam yang menyelimuti pesawat ini. Seperti contoh di tahun 2012, pemberitaan mengenai Boeing 747 AP-BFV milik PIA ini sempat menghiasi dunia aviasi global selama tiga kali. Pertama karena bannya yang meletus, kedua karena bird attack, dan yang ketiga karena kaca pesawat yang retak. Sebelum memasuki masa pensiunnya, diketahui pesawat ini juga merupakan salah satu korban serangan pihak teroris yang kala itu tengah menggila.

Baca Juga: Ada Sosok Boeing 737 Misterius di Bali, Kini Jadi Obyek Foto Favorit Para Pelancong

Namun, pihak AFC membantah pesawat tersebut akan dipergunakan sebagai sebuah restoran dan berdalih akan menjadikannya sebagai ruang makan saja.