Pentingnya Pelampung Untuk Keselamatan Penerbangan

Pesawat banyak disebut sebagai alat transportasi paling aman, pasalnya sebelum mengudara dan sesudah mendarat sesuai prosedur internasional dilakukan pengecekan hingga terperinci alias tidak ada yang terlewatkan. Di dalam pesawat sebagai alat pengamanan untuk penumpang ada beberapa macam seperti sabuk pengaman di tempat duduk, masker oksigen saat oksigen berkurang dalam kabin dan pelampung untuk penyelamatan di laut.

Pelampung pada pesawat sangat menarik untuk dibahas. Hingga kini masih banyak orang yang bertanya-tanya kenapa ada pelampung di pesawat dan apa kegunaannya. Anda yang biasa melakukan perjalanan pun pasti masih suka bertanya-tanya untuk apa pelampung di pesawat, apalagi yang baru pertama kali naik pesawat udara. Agar tidak bingung, sebenernya pelampung adalah pengaman utama sama seperti sabuk pengaman dan masker oksigen.

Hanya saja, pelampung akan digunakan bila ada pendaratan darurat di laut. Tak hanya penumpang yang menggunakan pelampung, saat akan mendarat, di dekat pintu baik darurat maupun utama akan terpampang pelampung yang berupa perosotan untuk turun ke air.
jaket-pelampung1-500(www.wikihow.com)Dilansir dari www.traveller.com.au, demonstrasi penggunaan alat-alat keselamatan di pesawat adalah persyaratan mutlak dari PBB dalam organisasi penerbangan sipil internasional yang mengatur transportasi udara internasional. Harus dalam demo yang dilakukan pramugari atau pramugara sesaat sebelum pesawat lepas landas, para penumpang harus memerhatikannya.

Memang, untuk Anda yang sudah sering menggunakan pesawat akan mengatakan “bosan lihat demo alat penyelamatan” atau “sudah hafal penggunaannya”. Namun, lebih baik buang jauh-jauh perkataan atau pikiran seperti itu, karena ini sangat di perlukan. Apalagi bila tiba-tiba pesawat yang Anda tumpangi mengalami hal seperti pendaratan darurat di air dan Anda lupa cara menggunakan pelampung dan sengaja tak memperhatikan saat peragaan.

Minimal, peragaan penggunaan alat-alat keselamatan khususnya pelampung bisa mengingatkan Anda cara penggunaannya bila tiba-tiba terjadi hal itu. Tak hanya iitu, saat terjadi pendaratan darurat minimal tidak panik agar tidak lupa cara menggunakan pelampung. Untuk penyelamatan darurat di air, Anda diharapkan tidak menggembungkan pelampung saaat berada di pesawat, Anda baru boleh menggembungkan epelampung saat di depan pintu darurat sesaat sebelum terjun ke air.

Untuk Anda ketahui, pelampung yang ada di pesawat bukanlah untuk mainan. Biasanya letak pelampung berada di bawah tempat duduk Anda, dan digunakan saat darurat. Bila Anda sengaja mengambil pelampung untuk di bawa pulang, Anda akan dikenakan sanksi. Hal ini tertulis dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang penerbangan Pasal 54 dan Pasal 412 mengganggu keselamatan penerbangan : menyalakan telepon genggam, mengambil atau memindahkan pelampung, pengrusakan peralatan pesawat akan dikenakan denda Rp200 juta atau kurungan 2 tahun penjara.