Percaya atau Tidak? Airbus A380 Dijual Rp415 Ribu!

0
Pesawat Airbus A380 sebelum mulai dilucuti bagian per bagiannya untuk diubah menjadi gantungan kunci. Foto: Aviation Tag

Pada umumnya, pesawat memang dijual dengan harga yang tak murah dan pembelinya sudah pasti harus merogoh kocek miliaran hingga triliunan rupiah. Namun, apa jadinya kalau sebuah pesawat, terlebih pesawat terbesar di dunia, Airbus A380, dijual dengan harga mulai dari Rp 415.000 atau €27.95?

Baca juga: Restoran dengan Model Replika Airbus A320 Dibangun di Bengaluru

Belum lama ini, seperti dikutip KabarPenumpang.com dari laman simpleflying.com, Selasa, (18/2), pesawat Airbus A380 yang sudah purna tugas dari maskapai Singapore Airlines memang dijual dengan harga semurah itu. Hanya saja, bukan untuk harga sebuah pesawat, melainkan untuk sebuah gantungan kunci asli yang diolah dari sebagian badan pesawat Airbus A380.

Ide untuk melucuti pesawat yang sudah purna tugas, termasuk A380, datang dari sebuah perusahaan asal Jerman. Melalui situs aviationtag.com, perusahaan yang berbasis di Cologne, Jerman, itu selain hendak menyelamatkan lingkungan dengan menghindari penumpukan pesawat-pesawat bekas yang jumlahnya jutaan di dunia, mereka juga melihat minat tinggi para pecinta penerbangan untuk mengabadikan pesawat favoritnya sekalipun dalam bentuk yang lebih kecil.

“Kami selalu memiliki emosi yang campur aduk. Di satu sisi, sangat menyedihkan melihat era ini berakhir setelah hanya 10 tahun. Di sisi lain, kami senang bahwa kami berhasil melestarikan bagian dari pesawat ikonik ini untuk semua penggemar penerbangan,” Vice President Aviation Tag, Tobias Richter.

Penjualan gantungan kunci asli dari bagian badan pesawat Airbus A380 sendiri adalah yang pertama kali dilakukan oleh perusahaan tersebut. Sebelumnya, sudah lebih dahulu ada berbagai gantungan kunci asli dari bagian badan pesawat beragam merek di dunia, mulai dari Airbus (A340, A320, A319, dan A380), Boeing (767, 757, 747, 737, dan 777), Antonov (AN-2), ATR, Cessna, Royal Air Force, Lockheed, Fokker, Douglas (DC-9 dan DC-3), hingga Piper.

Gantungan kunci asli dari bagian Airbus A380. Foto: Pinterest

Baca juga: Di Bahrain, Bakal Ada Sosok Boeing 747 di Bawah Permukaan Laut

Menariknya, sekalipun bentuknya cenderung sama, mayoritas konsep pewarnaan pada gantungan kunci ini juga tergolong unik, yakni mengikuti negara asal maskapai yang terakhir mengoperasikan pesawat yang bersangkutan. Misalnya seperti Airbus A380, gatungan kuncinya berwarna putih, mengikuti salah satu warna dasar dari bendera kebangsaan negara asal Singapore Airlines, Singapura, yang berwarna merah putih.

Airbus A380 milik Singapore Airlines dengan nomor registrasi 9V-SKA dan memiliki nomor seri pabrikan 003 sendiri adalah pesawat pertama yang melayani dan mengakhiri penerbangan komersial. Pesawat ini pertama kali mengudara pada tanggal 7 Mei 2006. Setelah melewati fase pengujian dan verifikasi, pesawat itu akhirnya dikirim ke Singapore Airlines pada tanggal 15 Oktober 2007. Setelah menghabiskan lebih dari 10 tahun, pesawat akhirnya dikembalikan ke lessor pada tanggal 5 Desember 2017.

Leave a Reply