Perlu Anda Tahu! Masker Darurat di Kabin Hanya Pasok Oksigen Selama 15 Menit

Sumber: istimewa

Bagi Anda yang sudah sering bepergian menggunakan pesawat, besar kemungkinan Anda hafal dengan instruksi keselamatan yang selalu diperagakan oleh pramugari beberapa saat sebelum pesawat lepas landas. Nah, salah satu poin yang tidak pernah terlewatkan adalah tentang penggunaan masker oksigen dalam keadaan darurat. Ternyata ada beberapa fakta unik yang jarang diketahui oleh khalayak tentang salah satu instrumen keselamatan di moda udara ini.

Baca Juga: Meski Membosankan, Demo Keselamatan Penerbangan Jangan Dilupakan!

Dilansir KabarPenumpang.com dari laman huffingtonpost.com, seorang pakar kesehatan dari Houston School of Public Health, Arch Carson mengatakan bahwa udara yang mungkin Anda hirup melalui masker oksigen akan memiliki bau, karena tercampur beberapa bahan kimia yang dihasilkan oleh perangkat yang terbakar – semisal pesawat yang Anda tumpangi tersebut mengalami kebakaran pada bagian kabinnya.

“Biasanya natrium perklorat dan oksida besi. Makanya tidak heran semisal masker oksigen yang Anda kenakan akan tercium seperti bau terbakar,” tutur Arch Carson. “Namun itu lebih baik ketimbang Anda harus meninggal karena kekurangan oksigen, bukan?” tandasnya. Jadi, sekarang Anda sudah tidak perlu terlalu panik ketika masker oksigen yang Anda kenakan sedikit berbau.

Pada kesempatan terpisah, seorang pakar perjalanan udara bernama George Hobica mengatakan bahwa penurunan tekanan kabin secara drastis akan memicu keluarnya masker oksigen dari langit-langit kabin, dan pada saat itu juga Anda dihimbau untuk sesegera mungkin memasangnya. “Semisal Anda tidak mengenakannya lebih dari 30 detik, bukan tidak mungkin Anda akan mulai merasa pusing dan kehilangan kesadaran,” jelas George.

Pernyataan George tadi seirama dengan instruksi keselamatan yang sering ‘diputar’ sebelum penerbangan, bukan? Dimana Anda dihimbau untuk mementingkan keselamatan Anda terlebih dahulu – dalam hal ini memasang masker – sebelum Anda membantu orang lain, termasuk anak Anda sendiri. “Ketenangan dan fokus Andalah yang akan menyelamatkan Anda dari sebuah skema pendaratan darurat,” tambahnya.

Baca Juga: Peragaan Alat Keselamatan Penerbangan, Masih Efektifkah?

Terakhir, tahukah Anda bahwa pasokan oksigen di dalam masker tersebut hanya akan berhembus sekitar 15 menit saja. Bukan karena pesawat tidak bisa mengalirkan lebih banyak oksigen, namun seorang pakar penerbangan, Dr. Gregory Pinnell mengatakan bahwa, “rentang waktu tersebut merupakan waktu yang ideal bagi si pilot untuk mengarahkan kembali pesawat pada ketinggian yang aman, dimana masker oksigen tidak diperlukan lagi setelah itu,” ujarnya. “Para pilot sudah paham dan mengerti apa yang harus mereka lakukan ketika situasi darurat tersebut terjadi.” tututpnya.