Pertama Kali Gelar Travel Fair, PT KAI Berhasil Jual 640 Ribu Tiket Eksekutif

Antusias pengunjung memburu tiket murah kereta api kelas eksekutif di JCC (istimewa)

Pameran perjalanan (KAI Travel Fair) yang digelar PT Kereta Api Indonesia (KAI) pada 29 dan 30 Juli 2017 kemarin, bukan hanya mendapat sambutan antusias, tetapi memberikan warna dan fenomena baru untuk promo penjualan tiket kereta api. Hal ini terlihat dari antrean pengunjung di pintu gerbang untuk masuk ke Jakarta Conventional Center yang mengular.

Pada pameran yang pertama kali dibuat oleh PT KAI ini, harga yang ditawarkan cukup menarik dan, penjualan yang dilakukan hanya pada kereta eksekutif saja. Seperti tiket tujuan Bandung dari stasiun Gambir hanya dikenakan Rp30 ribu untuk sekali jalan, padahal harga tiket regulernya mencapai Rp125 ribu.

Baca juga: Jepang Terancam Tersingkir (Lagi) dari Persaingan Peremajaan Kereta di Indonesia

Tak hanya itu, beberapa tiket murah kelas eksekutif lainnya juga tersedia tujuan Cirebon, Kutoharjo, Semarang, Yogyakarta dan Surabaya. Hingga kabar terakhir yang KabarPenumpang.com rangkum, ada sekitar lebih dari 640 ribu lembar tiket kereta api eksekutif yang terjual dengan berbagai tujuan dan harga yang beragam pula dari Rp30 ribu hingga Rp150 ribu.

Pameran yang dilakukan pertama kali oleh PT KAI ini, juga sekaligus untuk penjualan tiket pada waktu-waktu sepi liburan. Tiket yang dijual adalah pemberangkatan per Agustus hingga Oktober 2017 dan tidak menutup kemungkinan di hari biasa, untuk akhir pekan pun bisa.

Antrian mengular di pintu gerbang sebelum masuk ke JCC untuk pamerean tiket kereta api (istimewa)

Sayangnya, dengan pameran perjalanan yang dibuat KAI ini, mengundang kontroversi yang kurang sedab. Pasalnya KAI menyebut akan menjual tiket promo hanya di pameran, ternyata disaat yang sama, salah satu aplikasi pembelian tiket online teranyar pun memberikan harga yang sama dengan penjualan saat pameran.

Baca juga: Bon Bon, Mengenal Legenda Lokomotif Listrik Indonesia

Memang, walaupun terbatas tiket yang dijual melalui online, tetapi tetap beberapa pengunjung kecewa karena harus antre dari pagi, sedangkan banyak yang mudah alias hanya duduk di rumah dan membuka aplikasi serta membayar tiket dengan mudah. Dengan adanya masalah ini, pihak PT KAI meminta maaf kepada masyarakat atas kejadian tersebut.

“Kami baru pertama kali mengadakan pameran perjalanan ini. Banyak sekali kekurangan, kami akan evaluasi dan perbaiki,” ujar Kepala Humas PT KAI Agus Komaruddin yang dikutip KabarPenumpang.com dari Harian Kompas (31/7/2017). Banyak kekecewaan yang dirasakan pengunjung, namun bisa dikatakan pameran perjalanan ini cukup berhasil dan membuat banyak pihak puas dengan adanya promo tiket pada kelas eksekutif.