Thursday, June 18, 2026
HomeAnalisa AngkutanPilihan Strategis Berkunjung ke Subang dengan KA Dharmwangsa Lewat Stasiun Pegadenbaru

Pilihan Strategis Berkunjung ke Subang dengan KA Dharmwangsa Lewat Stasiun Pegadenbaru

Jalur kereta api lintas utara kini sudah semakin ramai dilintasi kereta api. Apalagi banyaknya kawasan perkotaan yang membuat masyarakat tak luput untuk berkunjung ke berbagai destinasi wisata. Tentunya menggunakan kereta api, bisa memenuhi keinginan masyarakat untuk tiba di kota tujuan dengan praktis dan mudah.

Salah satunya jalur kereta api di wilayah yang menghubungkan Jakarta dengan Subang. Nah, wilayah Subang inilah ternyata menjadi salah satu tujuan masyarakat yang memiliki beragam tempat menarik bahkan tujuan wisata. Stasiun yang paling populer dan kini bisa di singgahi adalah Stasiun Pegadenbaru. Sudah beberapa kereta api yang singgah di stasiun tersebut baik dari arah barat maupun timur Pulau Jawa.

YA, Stasiun Pegadenbaru memang sudah semakin diramaikan penumpang kereta api baik naik maupun turun. Salah satu kereta api yang kini menambah jadwal pemberhentian di Stasiun Pegadenbaru adalah Kereta Api (KA) Dharmawangsa rute Pasar Senen – Surabaya Pasar Turi pp. Diketahui bahwa konektivitas masyarakat Kabupaten Subang melalui Stasiun Pegadenbaru mencatat pertumbuhan penumpang hampir 10 persen sepanjang Januari hingga Mei 2026.

Data dari PT Kereta Api Indonesia Persero (KAI) menunjukkan aktivitas naik dan turun di Stasiun Pegaden Baru mencapai 52.985 penumpang selama lima bulan pertama tahun 2026. Jumlah tersebut meningkat 9,88 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 48.222 penumpang.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa KA Dharmawangsa menjadi salah satu pilihan masyarakat untuk melakukan perjalanan di jalur utara Jawa karena menghubungkan berbagai kota penting, mulai dari Jakarta hingga Surabaya. Layanan kereta api ini menghubungkan banyak daerah penting dan mendukung mobilitas pelanggan untuk perjalanan keluarga, pekerjaan, pendidikan, maupun wisata.

KA Dharmawangsa melayani rute Jakarta–Surabaya melalui sejumlah kota besar seperti Bekasi, Subang, Cirebon, Tegal, Pekalongan, Semarang, Cepu, Bojonegoro, Lamongan hingga Surabaya. Di antara deretan stasiun pemberhentian KA Dharmawangsa, Stasiun Pegadenbaru memiliki peran strategis bagi masyarakat Kabupaten Subang. Stasiun yang berada di Kecamatan Pagaden tersebut menjadi pintu utama layanan kereta api jarak jauh bagi warga Subang yang ingin bepergian ke berbagai kota di Pulau Jawa.

Melalui Stasiun Pegadenbaru, masyarakat dapat melakukan perjalanan langsung menuju Jakarta, Cirebon, Semarang hingga Surabaya tanpa harus berangkat dari stasiun di kota lain yang lebih jauh. Berdasarkan data KAI, jumlah penumpang yang naik dari Stasiun Pegadenbaru selama Januari – Mei 2026 mencapai 26.369 orang atau meningkat 9,10 persen dibanding periode yang sama tahun lalu sebanyak 24.169 penumpang.

Diketahui, Kabupaten Subang yang memiliki luas wilayah 2.051,76 kilometer persegi dengan jumlah penduduk sekitar 1,67 juta jiwa memiliki kebutuhan mobilitas yang terus meningkat. Karakter wilayah yang membentang dari kawasan Pantura hingga pegunungan di selatan menjadikan transportasi yang terhubung antardaerah sangat dibutuhkan untuk menunjang aktivitas masyarakat.

KA Dharmawangsa saat ini melayani pelanggan dengan kelas Eksekutif dan Ekonomi New Generation Modifikasi. Pada kelas Eksekutif, tersedia 50 tempat duduk dengan konfigurasi 2-2 searah perjalanan. Kursi dilengkapi fitur sandaran yang dapat direbahkan, diputar, sandaran tangan yang dapat disesuaikan serta pijakan kaki untuk meningkatkan kenyamanan selama perjalanan.

Sementara pada kelas Ekonomi, KAI menggunakan rangkaian Ekonomi New Generation Modifikasi hasil pengembangan Balai Yasa Manggarai. Setiap kereta memiliki 72 kursi model captain seat dengan konfigurasi 2-2 searah perjalanan kereta.

Melalui Stasiun Pegaden Baru, KA Dharmawangsa memberi akses langsung bagi masyarakat Subang menuju Jakarta, Cirebon, Semarang hingga Surabaya tanpa harus berangkat dari kota lain. Konektivitas ini membuka ruang yang lebih luas bagi warga untuk menjangkau pendidikan, layanan kesehatan, pekerjaan, dan kegiatan ekonomi. KAI ingin kehadiran kereta api membuat jarak antardaerah semakin mudah ditempuh.

Stasiun Jatibarang, Saksi Sejarah Tugu Presiden Soekarno

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru