Pilu! Inilah Curhatan Savannah Phillips, Penumpang Pesawat yang di Bully Karena Tubuhnya

Savannah Phillips. Sumber: The Sun

Lagi-lagi nama United Airlines kembali melambung dan menjadi topik perbincangan hangat warganet. Tapi tenang dulu, kali ini bukan pihak maskapai yang membuat ulah melainkan salah satu penumpangnya yang kedapatan melontarkan ‘ejekan’ kepada penumpang wanita yang diketahui memiliki postur tubuh ekstra. Tak pelak, wanita yang kebetulan duduk persis di sebelahnya itu sempat menitikkan air mata dan terlibat cekcok kecil dengan si pengumpat.

Baca Juga: Berat Badan Dianggap Berlebih, Awak Kabin Ini Ajukan Tuntutan ke Maskapai

Dilansir KabarPenumpang.com dari laman news.com.au (17/5/2018), awal cerita bermula ketika seorang penumpang wanita berpostur subur bernama Savannah Phillips hendak mengudara dari Oklahoma menuju Illinois pada Selasa (15/5/2018). Sayangnya, Savannah ditempatkan di bangku tengah dekat pintu darurat, dimana ia bersebelahan (dekat kaca) dengan seorang pria paruh baya yang diperkirakan berusia 60 tahun.

Sayangnya umur pria tersebut tidak menunjukkan kedewasaannya dalam bersikap. “Saya dapat melihat ia mengirim pesan kepada seseorang dengan nada yang mengejek saya,” tutur Savannah dalam laman jejaring sosial Facebook miliknya. “Jarak ponselnya mungkin hanya 30 cm saja dari muka saya, dan saya dapat dengan jelas melihatnya mengirim pesan, “saya duduk di samping gundukan lemak yang bau,” tandasnya.

Sayangnya lagi, mata Savannah tidak bermasalah dan dapat melihat pesan singkat si pria tersebut dengan jelas, terlebih dengan ukuran huruf yang relatif besar. “Sontak saya menitikkan air mata ketika mengetahui pria tersebut menyebut saya dengan panggilan seperti itu. Kala itu, harapan saya adalah ia tidak mengajak saya berbincang sepatah kata pun, karena saya tidak tahu pasti reaksi apa yang akan saya lakukan. Mungkin menendangnya keluar dari pesawat,” tulis Savannah dalam laman Facebooknya.

Kejadian tersebut diperparah dengan informasi dari sang pilot yang mengatakan bahwa pesawat mengalami delay selama kurang lebih 30 menit. Setelah tak cukup kuat menahan emosi di dalam hatinya, Savannah lalu menegur si pria dan, “Anda tidak tahu apa-apa tentang saya, jangan menilai saya hanya dari postur tubuhnya saja,” ucap Savannah yang kebetulan merekam cekcok diantara mereka berdua.

Baca Juga: Apa Kabar Fasilitas “Khusus” Bagi Penumpang?

Sepuluh menit berlalu setelah sang pilot menginformasikan delay, seorang pria muda yang duduk di belakang mereka berdua menepuk pundak si pengumpat dan berkata, “Kita perlu bicara. Sekarang saatnya kita bertukar bangku,” tutur pria muda tersebut. “Mengapa saya harus bertukar bangku?” tanya si pengumpat kebingungan. “Anda membicarakan wanita ini melalui pesan teks dan saya tidak setuju dengan tindakan yang Anda lakukan,” tandas si pria muda pemberani tersebut.

Tanpa berpikir panjang, si pengumpat yang mengatakan dirinya tengah dalam kondisi mabuk ini mengiyakan ajakan penumpang tersebut dan mereka bertukar tempat duduk. Setelah mendengar alasan pria muda tersebut, Savannah tiada henti berterima kasih kepadanya dan mengatakan, “ia akan menjadi pria favorit suami saya.”