Promosi Layanan di Kabin, LCC Asal Perancis Sajikan Pengalaman Virtual Tour 3D di A350

0
Ruang kabin dari Airbus A350 milik French Bee. Sumber: istimewa

Memperlihatkan desain interior kabin pesawat menjadi suatu hal penting dalam kampanye promosi maskapai. Selain tampilan interior lewat promosi di media cetak, media elektronik dan online, kini maskapai punya tools baru untuk memamerkan lebih detail interior dan suasana kabin, terlebih bagi maskapai yang melayani penerbangan jarak jauh, tidak peduli apakah itu LCC atau full services.

Baca Juga: First Airlines, “Maskapai” Jepang dengan Penerbangan Virtual Reality Pertama

Jika selama ini literasi tidak bisa membantu Anda untuk mendapatkan gambaran tentang betapa nyamannya ruang kabin yang ada di pesawat-pesawat yang biasa beroperasi di rute jarak jauh, maskapai berbiaya rendah asal Perancis, French Bee menawarkan sesuatu yang berbeda.

Seperti yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman thepointsguy.co.uk (6/10), maskapai French Bee ini menawarkan “virtual tour” di dalam pesawat Airbus A350 yang biasanya mengoperasikan rute penerbangan jarak jauh. Patut diketahui, maskapai ini mengklaim bahwasanya mereka merupakan pionir yang menawarkan pengalaman unik semacam “virtual tour” ini.

French Bee adalah Low Cost-Carrier (LCC) atau penerbangan berbiaya murah yang memiliki rute penerbangan jarak jauh dengan konfigurasi 411 bangku – sebuah angka yang cukup padat untuk sebuah penerbangan jarak jauh. Sebagai pembanding, maskapai Delta Airlines saja hanya memiliki konfigurasi 306 bangku penumpang di moda serupa dan di rute yang sama (penerbangan jarak jauh).

“Kami memiliki 376 bangku di economy class dan 35 sisanya di premium class,” tutur pihak French Bee ketika menjelaskan tentang komposisi bangku yang ada di A350 untuk penerbangan jarak jauh tersebut.

Menggaet Perusahaan Asal Negeri Paman Sam
Dalam upayanya untuk menghadirkan pengalaman unik kepada para pelanggannya ini, pihak maskapai bekerja sama dengan spesialis “virtual tour” yang berbasis di California, Matterport. Perusahaan ini sejatinya memang sudah terkenal sebagai penyedia layanan “virtual tour” – mulai dari perjalanan virtual untuk real estate, hotel, hingga bagian permesinan yang kompleks.

Kembali ke “virtual tour” milik French Bee, di sini, Matterport akan mengkonversi gambaran dari ruang kabin dari moda terkait ke dalam bentuk 3D dan para pelancong virtual akan mampu melihat keseluruhan isi kabin tanpa harus masuk ke pesawat yang masuk ke dalam kategori wide body ini.

Baca Juga: Virtual dan Augmented Reality Ubah Pengalaman Penumpang di Udara

“Penumpang akan mampu melihat konfigurasi 2-3-2 yang ada di premium class dan 3-4-3 yang ada di economy class hingga berjalanan di lorong kabin,” ujar pihak maskapai.

“Saya sangat bangga dengan kemitraan ini, dimana (kemitraan) ini akan sangat memperkaya cara kami dalam menyajikan dan mempromosikan penawaran kami kepada para pelancong,” sambung Direktur Komersial French Bee, Sophie Hocquez.

French Bee menawarkan rute penerbangan nonstop dari San Francisco (SFO) menuju ke Paris Charles de Gaulle (CDG) dan Bandara Papeete di wilayah Polinesia Perancis di Tahiti. Jika tidak meleset, musim panas mendatang pihak maskapai akan menambah rute penerbangan jarak jauh yang akan menghubungkan Newark Liberty (EWR) dengan Paris Charles de Gaulle.

Leave a Reply