PT INKA dan Standler Rail Sepakat Bangun Perusahaan Joint Venture di Banyuwangi

PT Industri Kereta Api (INKA) merupakan perusahaan pembuatan kereta api di Indonesia dan Standler, perusahaan kereta api yang bermarkas di Swiss melakukan penandatanganan perjanjian pendirian perusahaan patungan pabrik kereta api di Banyuwangi, Jawa Timur. Perjanjian tersebut ditandatangani oleh Ketua Eksekutif Stadler Rail Peter Spuhler dan Presiden Direktur PT INKA Budi Noviantoro pada 20 September 2019 kemarin di kantor pusat Stadler Rail di Swiss.

Baca juga: Mengenal Sonar Bangla Express, Kereta di Bangladesh dengan Rangkaian Gerbong Produksi PT INKA

Dari keterangan pers yang diterima KabarPenumpang.com, Sabtu (21/9/2019), Joint Ventucer Company ini akan menjadi perusahaan investasi yang didirikan di Indonesia untuk mengoperasikan dan memproduksi rolling stock modern di Banyuwangi. Nantinya perusahaan patungan tersebut akan menggambungkan sumber daya baik dari Stadler maupun INKA dalam bidang teknologi, tenaga kerja, pengalaman dan sumber daya yang bermanfaat lainnya.

Tak hanya itu, diadakan pula Lettter of Intent (LoI) antara PT INKA, Stadler Rail AG dan PT Kereta Api Indonesia (KAI). LoI ini sendiri untuk menghormati niat PT KAI untuk bergabung sebagai salah satu pemegang saham dan berkontribusi dalam aspek komersial di perusahaan patungan itu.

Menteri BUMN Indonesia Rini Soemarno yang hadir dalam penandatangan perjanjian tersebut mengatakan, investasi baru ini akan mendukung pengembangan fasilitas transportasi di Indonesia. Duta Besar RI untuk Swiss, Muliaman D Hadad juga memuji adanya langkah baru ini dengan adalasan invesatasi dan ahli teknologi Swiss akan memenuhi kebutuhan meningkatnya jumlah kereta api di Indonesia.

Selain itu, berbagai produk yang dihasilkan perusahaan patungan tersebut juga memiliki potensi untuk diekspor ke berbagai wilayah di Asia. Bahkan sekitar 125 gerbong diperkirakan akan digunakan setiap tahun setelah total investasi US$100 juta.

Jumlah ini juga akan meningkat segera menjadi seribu gerbong pertahun. PT KAI akan menjadi pembeli utama untuk gerbong-gerbong kereta. Pabrik perusahaan gabungan ini akan dibangun di lahan seluas 83 hektar yang berjarak tiga kilometer dari pelabuhan setempat di kota Banyuwangi.

Baca juga: Tak Jadi Beroperasi Tahun Ini, Pabrik PT INKA di Banyuwangi Dibuka Tahun 2020

Pabrik kereta ini akan mulai memproduksi kereta api tahun 2020 mendatang. Tak hanya membangun pabrik, Stadler Rail juga akan meluncurkan sekolah kejuruan kereta api di Indonesia.