Puncak Arus Mudik Jatuh Malam Ini, Prediksi Jumlah Penumpang PT ASDP Meleset

Puncak arus mudik moda ferry di lintasan penyeberangan Merak – Bakauheni diprediksi akan terjadi mulai Kamis (22/6) malam ini. Penumpang pejalan kaki, sepeda motor, dan mobil pribadi diperkirakan akan memadati Pelabuhan Merak, hingga Jumat (23/6) besok. Data produksi dari H-5 hingga H-4 atau Kamis (22/6) pukul 08.00 pagi ini mencatat trip kapal mencapai 130 trip selama 24 jam, atau naik 16,1 persen dibandingkan periode sama tahun lalu yang mencapai 112 trip.

Baca Juga: H-4 Lebaran, Baru 338.795 Orang Pemudik Menyeberang ke Sumatera

“Prediksinya, saat arus puncak Kamis malam ini akan terjadi lonjakan yang signifikan. Dengan pengoperasian maksimal keenam dermaga di Merak, khususnya dermaga VI khusus untuk sepeda motor, kami berharap layanan ferry saat arus puncak dapat terlayani dengan baik,” tutur Faik Fahmi, Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), sebagaimana KabarPenumpang.com lansir dari siaran pers, Kamis (22/6) sore.

Ia mengaku, hingga H-4 mudik Lebaran jumlah pemudik yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera dengan kapal ferry belum menunjukkan lonjakan yang signifikan. Tahun ini, Cabang Merak membidik target 1,438,550 orang pemudik yang akan menyeberang di lintasan Merak-Bakauheni selama periode Angkutan Lebaran 2017. Target tersebut naik 3 persen dibandingkan realisasi pemudik ferry tahun 2016 sebanyak 1,396,650 orang.

Pada H-4 total penumpang yang menyeberang telah mencapai 121.669 orang atau turun 27,3 persen dibandingkan periode sama tahun lalu sebanyak 167.337 orang, yang terdiri dari pejalan kaki 21.317 orang atau turun 26,9 persen dibandingkan tahun lalu 29.148 orang, dan penumpang di dalam kendaraan 100.352 orang atau turun 27,4 persen dibandingkan periode sama tahun lalu sebanyak 138.189 orang.

Lalu, jumlah sepeda motor 12.138 unit atau turun 43,4 persen dibandingkan tahun lalu 21.436 unit, roda 4 kendaraan kecil) sebanyak 13.146 unit atau turun 15,3 persen dibandingkan tahun lalu 15.516 unit, bus 487 unit atau turun 34,2 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 740 unit, truk 594 unit atau naik 15,3 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 515 unit, dan jumlah kendaraan roda 4 lebih 14.227 unit atau turun 15,2 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai 16.771 unit. Sehingga jumlah total kendaraan mencapai 26.365 unit atau turun 31 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 38.207 unit.

Baca Juga: Buffer Zone, Solusi PT ASDP Untuk Memecah Konsentrasi Pemudik

Secara total, dari H-10 hingga H-4 atau Kamis pagi, tercatat jumlah penumpang yang telah diseberangkan mencapai 460.464 orang atau turun 9 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai 506.050 orang. Lalu, untuk roda dua, tercatat 27.725 unit atau turun 40,2 persen dibandingkan tahun lalu 46.350 unit, roda empat mencapai 45.713 unit atau turun 6,1 persen dibandingkan tahun lalu 48.669 unit. Roda empat/lebih tercatat 62.274 unit atau turun 1,4 persen dibandingkan tahun lalu yang hanya 63.163 unit. Sehingga total kendaraan seluruhnya yang telah menyeberang ke Bakauheni mencapai 89.999 unit atau turun 17,8 persen dibandingkan periode sama tahun lalu yang mencapai 109.513 unit.

Trip Naik
Dalam rencana operasi Lebaran cabang Merak, jumlah trip tahun 2017 diprediksi capai 2.416 trip atau naik 3 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai 2.346 trip. Untuk roda 2, ditarget tahun ini mencapai 105.601 unit atau naik 5 persen dibandingkan realisasi tahun lalu sebanyak 100.572 unit. Dan untuk roda 4, diprediksi mencapai 186.182 unit atau naik 4 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 179.021 unit.

“Dengan target penumpang ferry keseluruhan selama angleb (angkutan Lebaran) yang diperkirakan capai 1,4 juta orang, dan jumlah pemudik yang menyeberang ke Sumatera baru tembus 460 ribu orang pada H-4, artinya masih sangat jauh dari target,” tutur Faik.

Namun, Faik meyakini bahwa tren pengguna jasa ferry yang menurun tahun ini jika dibandingkan 2016, tetap tidak mengurangi produktivitas layanan kapal maupun pelabuhan yang diberikan perseroan. Pasalnya, dengan beroperasinya dermaga VI , maka operasional keenam dermaga di Merak dapat dimaksimalkan. Pada angkutan Lebaran kali ini, dermaga VI diperuntukkan khusus melayani angkutan sepeda motor.

GM PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Merak Tommy L Kaunang mengatakan, pergerakan arus penumpang dan kendaraan memang belum signifikan terhitung mulai H-7 atau Minggu, hingga H-4 atau Kamis pagi hari ini. “Nanti malam kami prediksi akan terjadi lonjakan signifikan,” ujarnya.

Pelabuhan Merak menjadi salah satu titik perhatian utama dalam mudik Lebaran, karena lintasan Merak-Bakauheni menjadi jalur utama dan tersibuk yang menghubungkan pulau Jawa dan Sumatera. Saat arus mudik, tercatat ada 32 kapal yang siap operasi, serta total 6 dermaga yang beroperasi selama Lebaran ini.

Adapun kapasitas terpasang di pelabuhan Merak, untuk penumpang mencapai 159.120 orang (prediksi saat puncak 170.684 orang), kendaraan roda dua mencapai 27.200 unit (prediksi saat puncak 22.601 unit), dan kendaraan roda empat plus bus mencapai 17.544 unit (prediksi saat puncak 17.177 unit).

“Untuk penumpang walau ada lonjakan sedikit, kami yakini sarana dan prasarana yang ada tetap memadai. Manajemen juga terus meningkatkan fasilitas dan layanan terhadap pengguna jasa, sehingga selama mudik Lebaran tahun ini ada pengalaman perjalanan yang lebih baik dan berkesan dibandingkan tahun lalu,” tutup Tommy.