Punya Bagasi Sepeda, Inilah KA Sibinuang dari Tanah Minang

0
Gerbong sepeda KA Sibinuang dari Tanah Minang. Foto: pariamankota.go.id

Kereta api Sibinuang merupakan kereta api penumpang lokal kelas ekonomi AC. Kereta yang dioperasikan oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) ini masuk dala Divisi Regional (Divre) II Sumatera Utara yang melayani kota Padang menuju Naras.

Baca juga: Beroperasi Q1 2018, Kereta Bandara Minangkabau Adopsi Kereta Rel Diesel Listrik

Kereta yang mulai beroperasi sejak 1 Desember 2008 lalu, belum lama ini, kereta Sibinuang juga memberikan layanan tambahan bagi pesepeda yakni bagasi untuk kereta non lipat. Kehadiran bagasi sepeda tersebut ditandai dengan Grand Launching di kawasan Stasiun Simpang Haru Padang, Sabtu (20/11/2021) pagi. Layanan bagasi sepeda bagi penumpang pesepeda tersebut akan diberikan pada penumpang KA Sibinuang dari Stasiun Padang-Pariaman-Naras (PP).

“Awalnya saya dapat info KA Sibinuang bisa membawa sepeda justru dari Walikota Pariaman, Genius Umar. Ini merupakan inovasi dari PT. KAI Divre II Sumbar yang mengakomodir permintaan Waliktoa Pariaman, Genius Umar agar KA Sibunuang bisa membawa sepeda, sehingga pecinta sepeda bisa bersepeda ke Kota Pariaman dengan biaya murah,” kata Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy yang dikutip dari berbagai laman sumber.

Audy berharap dengan aktifnya transportasi masyarakat yang murah tersebut juga mampu diaktifkan kembali sebagai upaya pengembangan potensi daerah antar kabupaten/kota di Sumbar yang telah memiliki jalur kereta api yang sudah lama tidak aktif. Walikota Pariaman, Genius Umar menyambut baik adanya inovasi dari PT. KAI dengan memberikan fasilitas bagasi sepeda. Menurut Genius, inovasi itu akan menumbuhkan minat masyarakat dan pengguna transportasi untuk memilih kereta api sebagai transportasi andalan dan memenuhi keinginan masyarakat.

“Ini bisa menjadi peningkatan ekonomi nantinya bagi pedagang dan masyarakat Kota Pariaman,” ujar Genius.

Genius juga sampaikan permintaannya ke pihak PT. KAI, untuk mengoptimalkan kembali angkutan kereta api sebagai pengangkut minyak sawit mentah. Menurut Genius, dahulunya minyak sawit mentah tersebut pernah dibawa menggunakan kereta api dari Stasiun Naras Pariaman menuju Pelabuhan Teluk Bayur Padang.

Baca juga: “Lembah Anai,” Jadi Railbus Ketiga yang Dioperasikan PT KAI

Diaa menilai, upaya ini mampu membuka kesempatan kerja baru dan lowongan kerja baru dalam pemenuhan dan pemerataan ekonomi dan mengurangi angka pengangguran, dan Kota Pariaman siap untuk pengaktifan kembali gudang penampungan minyak sawit mentah tersebut.