Tuesday, April 16, 2024
HomeDestinasiPunya Keterampilan dan Berkontribusi, Enam Negara Maju ini Ramah Bagi Para Imigran

Punya Keterampilan dan Berkontribusi, Enam Negara Maju ini Ramah Bagi Para Imigran

Walau sama-sama berharap dapat menetap dan menjadi warga negara, namun imigran berbeda dengan pengungsi. Dengan berbagai latar dan alasan, seperti peluang karir, ekonomi dan kepentingan keluarga, tak sedikit orang untuk memutuskan menjadi imigran. Tapi faktanya tidak semua negara membuka pintu bagi para imigran, ada kalanya dipelukan jalan berliku dan syarat ketat untuk menjadi seorang imigran.

Baca juga: “The Dream Country”, Inilah Enam Negara yang Ramah Terhadap Pengungsi

Persepsi terhadap ramahnya suatu negara terhadap imigran asing sejatinya dapat bervariasi antar individu. Namun, ada beberapa negara yang dikenal karena kebijakan dan penerimaan positif terhadap imigran. Beberapa negara yang sering dianggap ramah terhadap imigran asing meliputi:

1. Kanada
Kanada sering diakui sebagai salah satu negara paling ramah terhadap imigran di dunia. Program imigrasi Kanada berfokus pada penerimaan imigran berdasarkan keterampilan, usia, dan kontribusi potensial terhadap ekonomi.

2. Australia
Meski keras menolak kedatangan pengungsi, namun Australia memiliki sejarah penerimaan imigran yang panjang dan memiliki program imigrasi yang beragam. Negara ini mendorong imigran yang memiliki keterampilan yang diperlukan dan berkontribusi positif terhadap masyarakat.

3. Swedia
Swedia terkenal dengan kebijakan inklusifnya dan memiliki sejarah menerima imigran dengan baik. Negara ini memberikan perhatian khusus pada integrasi imigran ke dalam masyarakat.

4. Selandia Baru
Selandia Baru memiliki program imigrasi yang mengutamakan keahlian dan kontribusi positif terhadap perekonomian. Negara ini juga dikenal dengan keramahan penduduknya terhadap imigran.

5. Jerman
Jerman telah menjadi tujuan populer bagi imigran, terutama karena kebijakan imigrasi yang proaktif dan tata kelola ekonominya yang kuat.

6. Norwegia
Norwegia memiliki kebijakan imigrasi yang terfokus pada keahlian dan pendidikan. Negara ini juga mempunyai komitmen pada integrasi dan keberlanjutan lingkungan.

Profil Jeff Bezos, ‘Keturunan’ Imigran Kuba yang Sukses di AS Bersama Amazon.com

Penting untuk diingat bahwa kebijakan dan pandangan terhadap imigrasi dapat berubah seiring waktu dan tergantung pada kondisi politik dan sosial di suatu negara. Selain itu, pengalaman individual imigran dapat bervariasi tergantung pada faktor-faktor seperti keahlian, latar belakang pendidikan, dan tujuan imigrasi mereka.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru