Operasional penerbangan selama peak season Lebaran 1447 H/2026 resmi berakhir dengan catatan manis bagi Garuda Indonesia Group. Maskapai pembawa bendera bangsa ini bersama anak usahanya, Citilink, berhasil membukukan tingkat ketepatan waktu penerbangan (On-Time Performance/OTP) rata-rata sebesar 92,08%.
Angka ini bukan sekadar statistik biasa, melainkan pencapaian OTP tertinggi dalam tiga tahun terakhir selama momentum Lebaran. Sebagai perbandingan, pada periode mudik 2025 OTP tercatat di angka 87,12%, sementara pada 2024 berada di level 86,07%.
Direktur Operasi Garuda Indonesia, Dani Haikal Iriawan, mengungkapkan bahwa keberhasilan ini merupakan cerminan dari kesiapan operasional yang matang meski dihadapkan pada frekuensi penerbangan yang sangat padat.
“Capaian ini menjadi indikator kuat konsistensi peningkatan kinerja operasional kami, khususnya dalam mengelola intensitas penerbangan tinggi pada periode peak season,” ujar Dani.
Kunci di balik mulusnya operasional ini adalah sinergi di berbagai lini, mulai dari kesiapan armada yang optimal, personel garda terdepan yang sigap, hingga koordinasi intens dengan regulator bandara. Selain itu, kesadaran penumpang untuk hadir lebih awal di bandara turut menjadi faktor krusial yang menjaga kelancaran jadwal keberangkatan.
Layani 1,1 Juta Penumpang
Tak hanya tepat waktu, minat masyarakat untuk terbang bersama Garuda dan Citilink juga tetap tinggi. Sepanjang periode 14–29 Maret 2026, Garuda Indonesia Group sukses mengangkut lebih dari 1,1 juta penumpang.
Secara rinci, Garuda Indonesia melayani 501.336 penumpang melalui 3.297 penerbangan, sementara Citilink melayani 681.162 penumpang dengan total 4.357 penerbangan. Dengan angka tersebut, tingkat keterisian kursi (Seat Load Factor/SLF) secara grup menembus angka 86%.
Rute Favorit: Dari Aceh hingga Amsterdam
Selama musim mudik kali ini, beberapa rute tercatat menjadi primadona bagi para pelancong:
Domestik: Jakarta–Medan, Jakarta–Banda Aceh, Surabaya–Denpasar, Jakarta–Pangkal Pinang, serta Yogyakarta–Denpasar.
Internasional: Jakarta–Amsterdam, Jakarta–Madinah, Jakarta–Jeddah (untuk jamaah Umrah), Jakarta–Haneda, dan Denpasar–Tokyo.
