Perpanjangan peron Stasiun Bogor terus dilakukan hingga saat ini. Pengerjaan yang berlangsung tersebut guna mempermudah penumpang dalam mengakses transportasi Kereta Rel Listrik (KRL). Diketahui bahwa lintas Jakarta – Bogor telah beroperasi sejumlah KRL dengan stamformasi 12 kereta setiap rangkaiannya. Hal tersebut agar penumpang yang menggunakan KRL dapat terangkut sempurna.
Saat ini akses Stasiun Bogor masih dapat dilayani pada peron jalur 2 hingga jalur 5 saja. Arahan dari petugas setiap saat membantu penumpang agar selalu mematuhi aturan dan tata tertib selama berada di stasiun.
Pun saat rangkaian KRL tiba maupun singgah di peron, petugas yang bersiaga selalu memberi informasi jika ada penumpang yang masih kurang paham. Hal ini karena masih terbatasnya akses serta fasilitas yang belum bisa digunakan karena pembangunan perpanjangan peron tersebut.
PT KAI Commuter (KCI) mengungkapkan bahwa revitalisasi perpanjangan beberapa jalur KRL di Stasiun Bogor saat ini terus dikerjakan agar pelayanan kembali optimal. Adapun peron jalur 6-8 Stasiun Bogor direvitalisasi agar dapat melayani KRL 12 kereta kedepannya.
Menurut Corporate Secretary Vice President KAI Commuter mengatakan bahwa target untuk pekerjaan perpanjangan peron 6 – 8 Stasiun Bogor akan diselesaikan dalam 3 bulan, sehingga target diselesaikan pada bulan Juli 2026.
Ia menambahkan, pekerjaan perpanjangan peron di stasiun Bogor ini sudah di mulai dari hari minggu lalu, tepatnya 15 April 2026. Tentunya ada pengaturan flow penumpang secara khusus di stasiun Bogor sebagai bagian dari pekerjaan untuk perpanjangan peron.
Selain itu, KAI Commuter bersama PT Kereta Api Indonesia Persero (KAI) sudah menyiapkan beberapa akses alternatif, mulai dari akses sementara penumpang dari pintu selatan menuju peron 2-5. Tak hanya itu saja, pihaknya juga telah menyiapkan alternatif akses lain yakni melalui jembatan penyeberangan orang (JPO) yang menghubungkan Stasiun Bogor dan Stasiun Bogor Paledang.
Untuk akses utama sementara dari pintu selatan menuju jalur 2-5 kini sudah dilengkapi oleh atap kanopi sementara guna menghindari penumpang kehujanan. Selain itu ada pula penambahan penerangan sehingga harapannya ini membantu untuk memberikan kenyamanan bagi pengguna di saat kami sedang menjalankan perbaikan infrastruktur di Stasiun Bogor.
Selama revitalisasi, selain berdampak kepada alur penumpang di Stasiun Bogor, juga berdampak pada perjalanan beberapa KRL lintas Jakarta Kota-Bogor. Sebanyak 31 perjalanan pun terdampak dari revitalisasi ini karena jalur 6-8 Stasiun Bogor tidak dapat dioperasikan sementara. Pihaknya pun terus mengimbau kepada pengguna KRL di Stasiun Bogor agar senantiasa mengikuti arahan petugas agar kenyamanan bersama dapat tercipta selama revitalisasi berlangsung.
Mulai 13 April Stasiun Bogor Tutup Akses Jalur 6, 7, dan 8, Bakal Ada Pembangunan Perpanjangan Peron
