Risma: Mulai Desember 2018, Jalur Suramadu Dilengkapi Cable Car

0
ilustrasi cable car di jembatan Suramadu

Jembatan Surabaya-Madura atau yang sering dikenal dengan Suramadu sebentar lagi tak akan beroperasi sendirian. Pasalnya akan ada kereta gantung atau cable car yang proyek pembangunannya sendiri harus selesai November 2018 mendatang.

Baca juga: Jalur Kereta di Pulau Madura, Terlupakan Meski Nyaris Dihidupkan Kembali

Hal ini dikarenakan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini menargetkan Desember 2018 cable car tersebut sudah bisa dioperasikan untuk umum. KabarPenumpang.com merangkum dari berbagai laman sumber, Risma mengatakan, pembangunan proyek tersebut dikerjakan oleh pihak ketiga. “Pihak kertiga yang kerjakan dan kami desak segera dikerjakan,” kata Risma.

Dengan adanya proyek pembangunan cable car ini, membuat Surabaya tepatnya di pesisir wilayah pantai Timurnya dari Suramadu hingga Kenjeran akan dijadikan destinasi wisata maritim. Sehingga semua wisata nantinya akan terintegrasi dengan pantai tersebut.

Dengan proyek sarana wisata terbaru yakni cable car, maka akan menjadi pemicu percepatan ekonomi di wilayah timur Surabaya. Sebab bila dibandingkan kemajuannya tidak sepesat wilayah barat Surabaya.

“Namun bukan kami yang mengerjakan kereta gantung itu. Pihak ketiga (PT PP Property) yang mengerjakan semua fasilitas kereta gantung tersebut. Mulai dari stasiun, kabel, hingga kabin kereta,” ujar Risma.

Kepala Bappeko Surabaya Ery Cahyadi menuturkan bahwa pihaknya terus mendorong para pengembang untuk sama-sama membangun kota. Memberi kontribusi melalui program CSR mereka.

“Kami yakin para pengembang itu kalau diajak koordinasi yang baik akan dengan senang hati memberikan CSR mereka. Cable Car ini harus terealisasi tahun ini,” kata Ery.

Sebagaimana rencana tata kota, wilayah Suramadu hingga Kenjeran akan dikembangkan menjadi kota baru. Jembatan Suroboyo, Taman Suroboyo, hingga nantinya akan terintegrasi dengan destinasi wisata baru termasuk kereta gantung yang tengah dikerjakan.

“Kami memberikan proyek CSR berupa Pembangunan kereta gantung. Pondasi untuk terminal sedang kami kerjakan,” ujar GM Pembangunan PT PP Property Satrio Sujatmiko

Semua konstruksi dan fasilitas kereta gantung dikerjakan BUMN ini. Stasiun kereta gantung itu akan dibangun di sisi barat Jembatan Suramadu. Tidak jauh dari lokasi areal 3,5 hektare yang saat ini dimiliki PT PP Property. Di lahan ini akan dibangun properti berupa apartemen dan perkantoran. Namun saat ini masih berupa areal tanah yang tengah diratakan. Semua areal itu sudah dipagar memutar.

Baca juga: Ngong Ping 360 – Berani Uji Adrenalin di Kereta Gantung Terpanjang di Dunia?

Khusus kereta gantung ini, Satrio menyebutkan bahwa pihaknya akan membangun proyek kereta gantung tahap awal sepanjang 725 meter. Nanti akan ada delapan tiang penyangga kabel baja penghubung antar stasiun.

“Titik-titiknya saya lupa. Yang pasti stasiun awal ada di sisi kiri Suramadu dan akan membentang melintasi Suramadu. Yang sudah pasti akan dikirim adalah 16 kabin kereta yang kami pesan dari China,” kata Satrio.

Dalam schedule di PT PP Property, proyek CSR membangunkan kereta gantung itu harus tuntas tahun ini. Sebab rencana CSR ini sudah lama. Desember menurut Satrio, kereta gantung sudah harus beroperasi.

Leave a Reply