Rongsokan Mesin Jet Rolls-Royce Disulap Jadi Karavan Unik, Butuh Waktu 1.000 Jam

0
Terdapat dua pintu di pod karavan VC10. Foto: Insider

Mesin rongsokan hampir tidak ada manfaatnya. Namun, jika ada kemauan, mesin rongsok mungkin bisa jadi suatu hal bernilai dan unik, seperti apa yang dilakukan Steve Jones. Mantan teknisi Angkatan Udara Britania Raya (RAF) dikabarkan berhasil mengubah rongsokan mesin Rolls-Royce Conway menjadi sebuah pod karavan unik bernama VC10 Caravan Pod.

Baca juga: Pensiun dari Kedinasan, Helikoper Ini Berubah Fungsi Jadi Cottage Mewah

Dilansir Insider, ide untuk menyulap mesin yang biasa digunakan di pesawat Vickers VC10 itu muncul pada 2013 lalu. Saat itu, ia mendapat kabar bahwa rekan lamanya di RAF telah mempensiunkan pesawat buatan Vickers-Armstrongs tersebut.

Setelah beberapa tahun berlalu, ia pun mendatanginya dan membeli mesin pesawat itu. Proses perakitan mesin rongsok menjadi sebuah trailer atau pod karavan tidaklah mudah. Setidaknya butuh waktu sekitar 1.000 jam atau kurang lebih dua bulan, mulai Januari-Maret 2020 lalu. Kocek yang dikeluarkan juga tergolong mahal, mencapai $5.025 atau sekitar Rp70 juta lebih (kurs 14.084). Itu pun belum termasuk membeli rongsokan atau mesin bekas itu.

Interior pod karavan buatan Steve Jones. Foto: Insider

Disebutkan, mula-mula Jones memotong semua kabel dan pipa, diikuti dengan meratakan bagian bawah mesin agar sesuai dengan sasis. Kemudian, ia menyiapkan dua pintu, jendela, melapisi bagian dalam pesawat dengan kayu, karpet, membuat pajangan di dinding, meletakkan furnitur minimalis, dan membuat lounge-dining area di ruang yang cukup sempit, lengkap dengan dua kursi panjang yang bisa difungsikan sebagai tempat tidur double bed.

“Tugas besar pertama saya adalah membagi mesin menjadi dua, jadi saya bisa menggunakan rangka luar menjadi pod saya,” katanya. “Setelah semua komponen dikeluarkan dan hanya menyisakan dua roda saja, saya memasukkan kayu lapis dan kemudian menambahkan furniture dan peralatan penunjuang lainnya,” tambahnya.

Ketika difungsikan, VC10 Caravan Pod buatan Jones akan tampak lebih lega dengan adanya dua pintu yang membuat separuh karavan tersebut terbuka lebar. Hal itu juga bisa membuat cahaya dan udara segar masuk ke dalam kabin pod itu.

Baca juga: Furrion Rilis Dua Konsep Caravan Futuristik, Salah Satunya Dilengkapi Helipad!

Meskipun sudah selesai dikerjakan dan siap digunakan kapan pun, Jones belum berencana membawa pod karavan unik itu keliling Inggris sampai setidaknya 2021, akibat pandemi virus Corona. Namun, sebelum hal itu terwujud, nampaknya ia akan disibukkan dengan banyaknya pesanan pod karavan serupa dan khusus. Dalam waktu dekat, Jones berencana untuk menyelesaikan pesanan pod karavan senilai $31.477 atau Rp 436 juta lebih (kurs Rp 14.084).

Jones memang mendadak terkenal usai kegiatannya yang berpusat di kediamannya di Leicester, diliput oleh sebuah stasiun TV dan ditayangkan dalam sebuah acara bedah rumah, George Clarke’s Amazing Spaces.