Sabuk Pengaman Model “V,” Lambang Supremasi Teknologi Volvo

0
Nils Bohlin penemu sabuk pengaman tiga titik (The New Economy)

Sabuk pengaman dengan tiga titik tipe V atau disebut dengan desain cross strap yang ditemukan Nils Bohlin ternyata sudah ada selama 60 tahun. Dimana Nils Bohlin yang merupakan insinyur Volvo pertama kali memperkenalkan sabuk pengaman ini pada 1959 lalu dan ini patut dirayakan.

Baca juga: Sabuk Pengaman Ternyata Sudah Ada Sejak 1800-an

Sebab perusahaan Swedia itu mengukir dalam ruang industri mobil yang kompetitif dengan menjadikan keselamatan pengemudi dan penumpang sebagai bagian inti dari mereknya yang saat ini digunakan juga oleh produsen mobil lainnya. Bahkan Presiden Volvo yakni Gunnar Engellau pernah mengalami kerugian langsung akibat kecelakaan lalu lintas dimana kerabatnya meninggal.

Nils Bohlin muda

Hal ini karena kurangnya desain sabuk pengaman dua titik yang bahkan bukan fitur standar pada mobil kala itu. Tragedi ini kemudian mendorog Engellau menemukan solusi lebih baik dan mengajak Nils Bohlin ke Volvo untuk menciptakan solusi lebih baik untuk pengamanan pengemudi serta penumpang.

KabarPenumpang.com merangkum dari forbes.com (13/8/2019), pada sabuk pengaman dua titik sebelum seperti saat ini tidak dapat menahan cidera bagian dalam dan tubuh penumpang ketika tabrakan terjadi. Sehingga kehadiran sabuk pengaman tiga titik milik Bohlin ini mendapat banyak penghargaan karena lebih nyaman dan mudah digunakan.

Inovasi Bohlin yang dilakukan pada Volvo ini membutuhkan jutaan dolar dalam penelitian dan pengembangan hingga investasi pemasaran. Volvo berusaha keras menguji kemanjuran penemuan ini pada 1950-an dan 1960-an dengan membuat ratusan percobaan serta meneliti puluhan ribu kecelakaan untuk memverifikasi kemanjuran.

Tetapi memberikan data ilmiah kepada orang tidak cukup untuk membujuk mereka melakukan perubahan dalam hidup mereka. Adopsi massa sangat sering membutuhkan perubahan paradigma emosional.

Hingga akhirnya tahun 1975 penggunaan sabuk pengaman di Swedia kahirnya tumbuh hingga 90 persen pada pengguna mobil. Ini mengingatkan bahwa penemuan dan inovasi bukanlah hal yang sama, yang terakhir membutuhkan adopsi untuk memenuhi syarat, membuat inovasi selalu berisiko.

Mungkin tanpa kepemimpinan Volvo dengan menghadirkan sabuk pengaman modern ini, bisa saja membutuhkan sepuluh tahun ekstra atau lebih untuk dipasarkan. Untungnya meski Volvo telah mematenkan sabuk pengaman modern ini, produsen mobil asal Swedia tersebut tidak menarik royalti kepada produsen mobil lainnya karena menggunakan sabuk pengaman rancangan mereka.

Sabuk pengaman tiga titik telah menyelamatkan ratusan ribu nyawa. Ini telah mencegah atau mengurangi keparahan cedera bagi jutaan orang. Miliaran orang telah menggunakan satu selama setahun terakhir saja.

Sebuah studi ilmiah oleh Bohlin, yang diterbitkan pada tahun 1967, mencakup 28 ribu kecelakaan lalu lintas jalan, menunjukkan bahwa penghuni yang tidak diikat mengalami cedera fatal sepanjang skala kecepatan keseluruhan. Hebatnya, dari 37.511 orang yang terlibat dalam kecelakaan itu, tidak ada penumpang yang memakai sabuk pengaman tiga titik telah meninggal, kecuali bepergian dengan kecepatan sangat tinggi di atas 60 mph.

Puluhan miliar kerugian asuransi telah dihindari sejak tahun 1959 setelah adanya sabuk pengaman modern, sehingga jutaan cedera yang diringankan dan kematian dihindari. Pada gilirannya, ini telah menyelamatkan semua pada premi asuransi, karena keselamatan mobil telah meningkat secara dramatis.

Saat ini, Volvo diakui sebagai pemimpin dunia dalam keselamatan mobil. Pahlawan desain Volvo, Bohlin, terus memimpin proyek-proyek baru di Volvo hingga pertengahan 1980-an, termasuk desain SIPS, “Sistem Perlindungan Dampak Samping” yang terkenal. Perusahaan terus mendorong batas-batas teknis, mengembangkan airbag dan sensor jalan baru-baru ini, yang tidak diragukan lagi telah menekan pesaing untuk berinovasi pada gilirannya.

Baca juga: Ternyata, Sandaran Kursi Mobil Sudah Ada Sejak 1930-an

Melalui kegigihan, mengenakan sabuk pengaman pada akhirnya menjadi bukan hanya persyaratan hukum, tetapi juga norma budaya, sebuah inovasi yang sukses, yang harus dibayar banyak orang. Pada peringatan 60 tahun ini, patut diingat Bohlin, dan isyarat niat baik Volvo.

Leave a Reply