Thursday, April 18, 2024
HomeHot NewsSejarah RMS Queen Elizabeth - Legenda Pelayaran Transatlantik, Angkut 750.000 Pasukan Selama...

Sejarah RMS Queen Elizabeth – Legenda Pelayaran Transatlantik, Angkut 750.000 Pasukan Selama Perang Dunia Kedua

Ketimbang RMS Titanic, maka RMS Queen Elizabeth, namanya masih kalah tenar, namun RMS Queen Elizabeth yang sering disebut sebagai “The Queen of the Seas” atau “Queen of the Atlantic” karena statusnya sebagai salah satu kapal penumpang terbesar, tercepat, dan paling mewah pada masanya. Julukan ini mencerminkan reputasi kapal ini sebagai salah satu yang paling istimewa dan ikonik dalam sejarah pelayaran transatlantik.

Baca juga: 1 September 1985, Bangkai Kapal Titanic Ditemukan, Banyak Barang Masih Utuh

RMS Queen Elizabeth, bersama dengan kapal saudarinya RMS Queen Mary, adalah hasil dari kompetisi sengit antara perusahaan pelayaran utama pada awal abad ke-20 untuk membangun kapal penumpang terbesar, tercepat, dan paling mewah. Cunard Line, salah satu perusahaan pelayaran terkemuka pada saat itu, memimpin dalam upaya ini.

Pembangunan RMS Queen Elizabeth dimulai pada tahun 1936 di John Brown & Company di Clydebank, Skotlandia. Kapal ini dirancang untuk menjadi yang terbesar, terpanjang, dan tercepat di dunia pada saat itu. Desainnya mencakup fitur-fitur inovatif untuk meningkatkan kecepatan dan kenyamanan penumpang, termasuk lambung yang panjang dan ramping serta mesin yang kuat.

Pada tanggal 27 September 1938, RMS Queen Elizabeth diluncurkan oleh Ratu Elizabeth (yang saat itu adalah istri Raja George VI), dan kapal ini mulai diuji coba sebelum akhirnya masuk ke layanan pada tahun 1940. Namun, perang dunia kedua memaksa kapal ini untuk digunakan dalam peran militer, terutama sebagai kapal transportasi tentara.

Meskipun RMS Queen Elizabeth memiliki banyak fitur dan fasilitas mewah yang mirip dengan kapal pesiar modern, istilah “kapal pesiar” masih tidak sepenuhnya mencakup fungsi utamanya. RMS Queen Elizabeth, bersama dengan kapal saudarinya RMS Queen Mary, awalnya dirancang dan dioperasikan sebagai kapal transatlantik, yang memiliki tujuan utama untuk mengangkut penumpang antara Eropa dan Amerika Serikat dalam layanan reguler.

Meskipun kapal transatlantik juga menawarkan pengalaman mewah kepada penumpangnya, terutama di kelas atas, fokus utamanya adalah pada transportasi antar benua, bukan pada tujuan rekreasi atau liburan semata seperti yang dilakukan oleh kapal pesiar modern. Oleh karena itu, sementara RMS Queen Elizabeth memiliki banyak kemiripan dengan kapal pesiar, istilah “kapal transatlantik” mungkin lebih tepat untuk menggambarkan fungsinya.

RMS Queen Elizabeth memiliki kapasitas penumpang sekitar 2.283 orang dalam tiga kelas yang berbeda. Kapal ini juga dapat mengangkut awak kapal sekitar 1.100 orang. Total kapasitasnya dapat bervariasi tergantung pada konfigurasi kabin dan penggunaan ruang lainnya di dalam kapal.

Pada akhir Perang Dunia Kedua, RMS Queen Elizabeth pernah ditugaskan untuk membawa pulang ribuan prajurit asal AS yang akan pulang dari Eropa menuju New York. Dalam suatu pelayaran kapal ini pernah membawa 15.000 penumpang (pasukan) dengan 900 awak. Pelayaran dari Inggris ke Pantai Timur AS membutuhkan waktu 5 sampai 7 hari. Selama Perang Dunia Kedua, RMS Queen Elizabeth menangkut total 750.000 pasukan dengan total pelayaran sejauh 800.000 km.

RMS Queen Elizabeth memiliki spesifikasi yang mengesankan untuk masanya. Berikut adalah beberapa detail spesifikasi kapal ini:

Panjang: Sekitar 314 meter
Lebar: Sekitar 36 meter
Tinggi: Sekitar 53 meter
Berat: Sekitar 83.673 ton

Setelah perang, RMS Queen Elizabeth dipulihkan dan kembali ke layanan pelayaran transatlantik pada tahun 1946. Kapal ini menjadi sangat populer di antara penumpang karena kenyamanan dan kemewahan fasilitasnya. Namun, dengan perkembangan pesawat terbang yang semakin maju, permintaan akan perjalanan laut menurun, dan pada tahun 1960-an, kapal ini beralih ke rute pelayaran yang lebih eksotis.

Sayangnya, pada tahun 1972, kapal ini mengalami kebakaran hebat yang menghancurkan sebagian besar strukturnya. Setelah insiden itu, kapal ini dijual dan akhirnya dibongkar pada tahun 1975. Meskipun telah lama tidak berlayar, RMS Queen Elizabeth tetap menjadi salah satu kapal paling ikonik dalam sejarah pelayaran transatlantik.

Ini 15 Lokasi Persinggahan Favorit Kapal Pesiar

Apa itu RMS?
Seperti halnya Titanic, “RMS” juga melekat pada Queen Elizabeth. RMS merupakan singkatan dari “Royal Mail Ship” atau “Royal Mail Steamer.” Awalan ini menunjukkan bahwa kapal tersebut dioperasikan oleh Royal Mail Steamship Company dan dijadwalkan untuk mengangkut surat-surat dan kargo pos, selain juga sebagai kapal penumpang. Titanic dianggap sebagai kapal pesiar mewah pada masanya, tetapi juga dirancang untuk membawa surat-surat dan kargo pos dalam perjalanannya.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru