Sepak Terjang PT INKA di Mancanegara yang Harumkan Nama Ibu Pertiwi

Kereta Buatan PT INKA untuk Bangladesh. Sumber: anekainfounik.files.wordpress.com

Salah satu BUMN ini namanya bisa dibilang tidak hanya gemilang di dalam negeri saja, pun di luar negeri sana. Ya, belakangan ini dapur PT INKA diketahui tengah sibuk dengan orderan dari pihak asing. Ini membuktikan bahwa produk dalam negeri mampu bersaing dengan pabrikan luar yang bias jadi harganya jauh melebihi banderol PT INKA. Berikut KabarPenumpang.com sarikan sejumlah Negara yang pernah memesan rangkaian kereta kepada PT INKA, dikutip dari sejumlah laman sumber.

Baca Juga: PT INKA, Kepercayaan Dunia Dalam Industri Kereta di Dalam Negeri

Bangladesh
Pada 31 Maret 2016 lalu, PT INKA berhasil memenangkan tender pengadaan kereta api sebanyak 250 unit dari Bangladesh, India. Dalam proses ini, PT INKA berhasil mengalahkan produsen kereta asal Tiongkok dan India. Dalam pengerjaan proyek senilai US$73 juta ini, PT INKA turut menggandeng beberapa BUMN lain seperti PT Pindad, PT Krakatau Steel, dan PT Barata.

Filipina
Januari tahun 2018 menjadi awal yang baik bagi PT INKA dalam memulai tahun kuartal pertamanya. Mereka menandatangani kontrak senilai 485 juta peso atau yang setara dengan Rp127,3 miliar dengan pihak Philippine National Railways (PNR). Adapun kereta berjenis Diesel Electric Multiple Unit (DMU) yang dipesan oleh pihak Filipina ini nantinya akan digunakan pada jaringan Metro Manila yang ditargetkan rampung pada kuartal III tahun 2019.

Taiwan
Pada tahun 2017 silam, perusahaan yang kini diketuai oleh Budi Noviantoro ini menandatangani kontrak dengan pihak Taiwan Rolling Stock co. (TRSC) dalam hal pengadaan 400 unit kereta listrik multi-unit berbahan dasar stainless steel (EMUs). “Kami TRSC telah menandatangani nota kesepakatan dengan PT INKA terkait kerja sama dalam proyek tersebut, termasuk soal harga yang dikenakan, semuanya sudah tercantum di dalam nota kesepakatan ini,” ungkap pimpinan besar dari TRSC, Tsai Huang-Liang.

Malaysia
Pada pertengahan 2012 silam, PT INKA mendapat pesanan 16 gerbong kereta dari pihak Malaysia. Nilai kontrak 16 kereta pesanan Malaysia tersebut mencapai sekitar US$4,8 juta atau yang setara dengan Rp45,6 miliar. Adapun komposisi dari pesanan tersebut adalah 14 unit kereta penumpang atau Air Conditioned Second Class (ASC), dua unit kereta pembangkit atau Power Generating Car (PGC) dan dua unit kereta makan atau Air Conditioned Buffet Car (ABC).

Baca Juga: Terima Tawaran dari Taiwan, PT INKA Siap-Siap Kembali “Kebanjiran” Order

Singapura
Di tahun yang sama, PT INKA kembali menerima orderan dari pihak Singapura yang memesan 20 gerbong barang dengan nilai kontrak yang enggan dibongkar. Adapun pesanan dari negeri tetangga ini meliputi wheel wagon dan flat wagon.