Sepanjang 2017, Lebih dari 26 Ribu Perangkat Elektronik Hilang di Jaringan Transportasi London

Kereta bawah tanah Inggris (Railway Technology)

Kehilangan dompet, ponsel, laptop dan barang elektronik lainnya mungkin saja terjadi dalam transportasi umum. Baru-baru ini sebuah penelitian di Inggris menemukan lebih dari 26 ribu perangkat elektronik seperti ponsel, tablet, laptop hingga drone yang hilang di jaringan Transport for London (TfL) tahun 2017 lalu.

Baca juga: Persinyalan Terganggu, Perjalanan Penumpang Kereta di Inggris Dialihkan

KabarPenumpang.com melansir dari laman railway-technology.com (18/7/2018), bahwa penelitian yang dilakukan oleh think tank Parliament Street yang berbasis di Inggris menyusun laporan kehilangan itu yang disebut dengan ‘Identity Crisis: The Risk of Personal Device Security’. Mereka mendapatkan 26.272 perangkat yang dilaporkan hilang dalam kereta api dan bus antara April 2017 hingga April 2018 kemarin.

Laporan ini juga akhirnya menyoroti tantangan keamanan dan risiko terkait dengan hilangnya perangkat elektronik di transportasi umum. Menurut penelitian, TfL sendiri telah mengumpulkan 23.453 ponsel yang hilang dan ternyata laptop merupakan barang yang paling sering hilang dengan total 1.155.

“Dengan bisnis yang sangat berinvestasi dalam pembelian dan pengembangan volume aplikasi yang terus meningkat untuk meningkatkan produktivitas karyawan, ancaman keamanan yang ditimbulkan oleh perangkat yang hilang dan dicuri telah meningkat secara dramatis,” ujar CA Technologies UK & I CTO Robert Coleman.

Dia mengatakan aplikasi tanpa perlindungan keamanan yang kuat dapat menjadi rute yang mudah dan tambang emas perusahaan. Sebab tidak ada yang dapat mencegah ponsel dan tablet berpindah tangan, tetapi perusahaan kemudian dapat memastikan bahwa aplikasi yang berada pada perangkat tersebut hanya dapat diakses oleh pengguna istimewa yang tepat.

Baca juga: Mudahkan Penumpang Cari Kursi Kosong, Mulai September 2018 Kereta Komuter Inggris Gunakan Sensor

Sehingga penipu tidak dapat mengeksploitasinya sebagai backdoor ke dalam bisnis. Bila ponsel hilang dikategorikan ada 7.394 ponsel iPhone, 6.091 ponsel Samsung dan 3.012 ponsel Nokia.

Selain ponsel, ada rincian perangkat elektronik lainnya yang hilang yakni 1.082 komputer tablet, 568 eReader, sepuluh drone dan empat Amazone Echos selama periode tersebut. Dalam kategori laptop, produk milik Aple ada 3337 perangkat, 201 perangkat Lenovo dan 194 perangkat HP yang hilang.

Laporan itu juga mengatakan kehilangan ponsel dan perangkat elektronik lainnya membuat resiko tertinggi dengan perampasan identitas serta kehilangan data penting untuk bisnis atau lainnya.