Serba Canggih, Halte Bus di Seoul Dilengkapi Teknologi Kecerdasan Buatan dan Panel Surya

0
Seoul hadirkan halte bus dengan teknologi kecerdasan buatan dan mudahkan penumpang

Seoul, ibu kota Korea Selatan ini memperkenalkan halte bus pintar di area Gerbang Sungnyemun. Halte ini didesain modular dengan teknologi tinggi yang dilengkapi dengan pendingin dan pemanas ruangan, pembersih udara, akses WiFi publik, LED pintar serta fasilitas keselamatan untuk membantu meningkatkan pengalaman serta kenyamanan para pengguna jasa.

Baca juga: Tangkal Penyebaran Covid-19, Seoul Hadirkan Halte Bus dengan Teknologi Sinar Ultraviolet

KabarPenumpang.com melansir smartcitiesworld.net (26/8/2021), halte bus ini juga dibekali dengan teknologi kecerdasan buatan dan membantu memandu calon penumpang tunanetra naik dan turun dari bus. Selain itu, teknologi kecerdasan buatan juga memberikan ‘bantuan’ bahasa asing serta menampilkan waktu kedatangan bus.

Pemerintah Metropolitan Seoul (SMG) berencana untuk memperkenalkan halte tambahan di area Universitas Hongik dan di area Stasiun Hapjeong pada 2 September 2021 dan di area Gonghang-daero pada November 2021. Hebatnya lagi, halte bus ini juga dapat menghasilkan energi listrik sendiri melalui panel surya di yang terdapat di atapnya.

Semua fungsi di dalam halte dikendalikan secara real-time melalui sistem kontrol terintegrasi dan Internet of Things (IoT). Berdasarkan data Topis (operasi transportasi Seoul dan layanan informasi), halte dapat menentukan di mana bus seharusnya berhenti, mengontrol pembukaan/penutupan pintu kasa dan kontrol iklim.

Untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19, SMG melaporkan pintu kasa akan tetap terbuka selama periode ini sementara pensteril udara inframerah akan memurnikan udara dan pembersih tangan juga akan tersedia. Kualitas udara secara otomatis diukur dan ditampilkan pada layar elektronik.

Halte bus ini juga dilengkapi dengan fitur keselamatan lainnya termasuk sistem video cerdas dan CCTV. Bagi penumpang lansia atau sulit naik ke bus tinggi maka bisa menekan tombol peringatan saat menunggu bus. Sehingga nantinya mereka akan diberitahu kapan bus berlantai rendah (low deck) akan tiba di halte.

Tak hanya itu, pada saat yang sama, pesan peringatan juga dikirim ke pengemudi bus bahwa ada penumpang yang sedang menunggu. SMG mengatakan akan melanjutkan uji coba smart shelter hingga Agustus 2023 dan kemudian menganalisis data laba atau biaya operasi untuk menginformasikan peluncuran lebih lanjut.

Baca juga: Percantik Kota dan Menyenangkan Anak-anak, Halte Bus di Ontario Tampil dengan Corak Pastel

“Seoul akan berusaha untuk berkontribusi dalam meningkatkan kenyamanan transportasi bagi penumpang bus dengan menganalisis kelayakan dan efektivitas proyek secara menyeluruh, dan tentunya menampung keluhan warga untuk menemukan solusinya”, kata Baek Ho, wakil walikota untuk transportasi kota, Pemerintah Metropolitan Seoul.