PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat kenaikan jumlah penumpang sebesar 10 persen sepanjang Masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026). Angka tersebut sesuai dengan prediksi KAI yang menargetkan pertumbuhan penumpang berkisar 10-15 persen.
Baca juga: KAI Target Penumpang LRT Jabodebek Naik Segini Sepanjang Libur Nataru 2026
Selama 18 hari Masa Angkutan Nataru 2025/2026, mulai 18 Desember 2025 – 4 Januari 2026, KAI mencatat 1.321.733 pengguna LRT Jabodebek, meningkat dibandingkan Nataru 2024/2025 yang tercatat 1.198.315 pengguna, atau tumbuh 10 persen.
Berikut adalah lima stasiun LRT Jabodebek paling favorit selama Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 atau 18 Desember 2025 – 4 Januari 2026:
1. Stasiun Dukuh Atas 443.925 pengguna,
2. Harjamukti 305.962 pengguna,
3. Cikoko 223.881 pengguna,
4. Kuningan 190.401 pengguna, dan
5. Bekasi Barat 181.509 pengguna.
“Tingginya pergerakan di stasiun tersebut berkaitan dengan lokasinya yang melayani kawasan dengan aktivitas perjalanan yang beragam serta keterhubungannya dengan perjalanan lanjutan di wilayah Jabodebek,” ungkap Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika.
Salah satu faktor pendorong meningkatnya penggunaan LRT Jabodebek adalah keunggulan integrasi antarmoda. Jaringan LRT Jabodebek terhubung dengan KRL Commuter Line, Kereta Cepat Whoosh, KA Bandara, MRT Jakarta, Transjakarta, serta berbagai moda transportasi lainnya. Konektivitas ini memudahkan masyarakat berpindah antarmoda secara efisien dan menjangkau kawasan hunian dengan pusat-pusat aktivitas perkotaan, kawasan perkantoran, serta area komersial dan ruang publik.
Baca juga: KAI Lengkapi Sistem Keamanan LRT Jabodebek dengan 1.129 Unit CCTV di Rangkaian Kereta dan Stasiun
Kehadiran LRT Jabodebek turut membantu masyarakat dalam mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi, khususnya pada periode libur dengan tingkat pergerakan yang tinggi.
“Dengan layanan yang terintegrasi dan berkelanjutan, LRT Jabodebek berkontribusi mendukung mobilitas perkotaan yang lebih tertib, efisien, dan ramah lingkungan,” tutupnya.
