Sunday, May 31, 2026
HomeAnalisa AngkutanSiapkan Kocek Lebih: Maskapai Taiwan Naikkan Fuel Surcharge Penerbangan Internasional Hingga 15,7...

Siapkan Kocek Lebih: Maskapai Taiwan Naikkan Fuel Surcharge Penerbangan Internasional Hingga 15,7 Persen

Kabar kurang sedap bagi para pelancong yang berencana terbang menuju atau transit melalui Taiwan. Mulai pertengahan April 2026, sejumlah maskapai utama asal Taiwan dilaporkan akan menaikkan biaya tambahan bahan bakar (fuel surcharge) untuk rute internasional. Kenaikan ini dipicu oleh fluktuasi harga minyak mentah global yang terus merangkak naik.

Berdasarkan laporan dari The Straits Times, penyesuaian biaya ini mencapai angka 15,7 persen. Keputusan ini diambil setelah otoritas penerbangan sipil Taiwan melakukan evaluasi rutin terhadap komponen biaya operasional maskapai di tengah ketidakpastian pasar energi.

Kenaikan ini akan diterapkan secara bervariasi tergantung pada jarak tempuh penerbangan. Untuk rute jarak pendek (seperti penerbangan regional di Asia), biaya tambahan akan naik dari posisi saat ini sebesar US$17,50 menjadi US$20,25 per sektor penerbangan.

Sementara itu, untuk rute jarak jauh (long-haul) seperti penerbangan menuju Amerika Utara, Eropa, atau Australia, kenaikannya jauh lebih terasa. Penumpang harus bersiap membayar tambahan sebesar US$52,50, naik dari tarif sebelumnya yang berada di angka US$45,50.

Dua raksasa penerbangan Taiwan, China Airlines dan Eva Air, dipastikan akan segera menerapkan tarif baru ini pada seluruh jaringan penerbangan internasional mereka. Maskapai bertarif rendah (LCC) seperti Tigerair Taiwan juga diperkirakan akan menyesuaikan struktur biaya mereka guna menyeimbangkan margin operasional.

Bagi calon penumpang yang sudah memegang tiket sebelum tanggal efektif pemberlakuan tarif baru ini, umumnya tidak akan dikenakan biaya tambahan susulan. Namun, bagi Anda yang baru akan melakukan pemesanan atau melakukan perubahan jadwal (reschedule) setelah kebijakan ini berlaku, maka biaya fuel surcharge terbaru akan otomatis masuk dalam komponen harga tiket. (Gilang Perdana)

Badai Harga Avtur: Korean Air Masuk Mode Darurat, Industri Penerbangan Asia Pasifik Mulai Terguncang

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru