Saturday, May 18, 2024
HomeAnalisa AngkutanSingapura Mulai Pengiriman Drone Kargo Darat ke Laut, Bisa Angkutan Beban Hingga...

Singapura Mulai Pengiriman Drone Kargo Darat ke Laut, Bisa Angkutan Beban Hingga 7 Kg

Perusahaan teknologi asal Singapura, ST Engineering, mengumumkan berdirinya konsorsium baru bersama Sumitomo Corporation dan Skyports. Konsorsium tersebut bertekad memassifkan penggunaan drone kargo darat ke laut atau pengiriman paket dari darat ke kapal-kapal di pelabuhan Singapura.

Baca juga: “Elon Musk” Rusia Kembangkan Drone Kargo Bertenaga Hidrogen, Bisa Melesat Sampai Mach 15

Detailnya, dalam konsorsium tersebut, ST Engineering akan menyediakan teknologi pesawat tak berawak (drone kargo) menggunakan solusi end-to-end – DroNet.

Sementara Skyports akan bersama-sama melakukan operasi penerbangan Beyond Visual Line of Sight (BVLOS) dengan ST Engineering dan Sumitomo Corporation akan memberikan dukungan go-to-market, termasuk kargo sendiri.

Selam sembilan ke depan, konsorsium itu akan melakukan uji coba dengan melibatkan royal customer. Sistem yang digunakan pun end-to-end, termasuk lepas landas dan pendaratan secara otonom atau otomatis. Ini ditujukan untuk membangun jaringan atau ekosistem pengiriman paket darat ke kapal di pelabuhan menggunakan drone kargo.

Dalam keterangan resmi ST Engineering yang dikutip channelnewsasia.com, drone kargo tersebut akan memilliki kemampuan mengangkut muatan hingga 7 kg.

“Dibandingkan dengan bentuk pengiriman tradisional dengan kapal, mengoperasikan drone kargo dapat secara signifikan memangkas waktu respons dan mempercepat penyelesaian pengiriman dari pantai ke kapal, selain mengurangi biaya logistik,” kata ST Engineering.

“Mengganti pengiriman melalui kapal dengan UA (drone kargo) juga membantu mengurangi emisi karbon dan berkontribusi pada upaya keseluruhan industri maritim untuk beroperasi secara berkelanjutan,” tambahnya.

Saat ini, biaya pengiriman paket dari darat ke laut atau kapal menggunakan drone kargo konsorsium tersebut tengah disusun.

“Saat ini, kami ingin menetapkan jenis paket, harga, dan frekuensi permintaan yang dibutuhkan setidaknya di Singapura, sebelum kami melihat solusi global ini,” kata Mr Teong Soo Soon, VP & kepala Sistem UA ST Engineering.

Baca juga: Inggris Mulai Uji Coba Drone Kargo ke Kepulauan Terpencil, Indonesia Kapan?

Meski begitu, kepala strategi dan sistem pertahanan ST Engineering, Percival Goh, meyakini pengiriman dokumen darat ke laut menggunakan drone kargo bisa lebih aman dan cepat.

“Kami berharap dapat menjadi pendukung yang kuat bagi pelanggan yang ingin memanfaatkan teknologi tak berawak untuk meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan dalam operasi mereka,” jelasnya.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru