Saturday, March 2, 2024
HomeHot NewsSkadron Udara 17 TNI AU Operasikan Dassault Falcon 7X dan 8X, Jet...

Skadron Udara 17 TNI AU Operasikan Dassault Falcon 7X dan 8X, Jet Mewah dengan Kemampuan Terbang Jarak Jauh

Selain kondang dengan produk jet tempur Rafale, Dassault Aviation juga tersohor sebagai manufaktur pesawat jet bisnis, di mana Dassault Aviation telah mengibarkan nama Falcon sebagai lini pesawat jet mewah dengan kemampuan terbang jarak jauh. Dan pada 28 Desember 2022, Skadron Udara 17 VIP/VVIP TNI AU telah resmi bergabung sebagai operator jet mewah tersebut.

Baca juga: 2023 Pesawat Falcon 50 Berbahan Bakar Amonia Terbang Perdana, Tantang Pesawat Hidrogen Airbus

Serupa tapi tidak sama, ada dua unit Falcon Business Jet yang didatangkan untuk TNI AU, yakni Falcon 7X dan Falcon 8X. “Hari ini kita berbangga, ada kekuatan tambahan untuk TNI AU. Dua pesawat yang kita sebut pesawat Kodal (Komando Pengendalian) ini diperuntukkan bagi unsur pimpinan sehingga mereka dapat dengan cepat bergerak dalam melaksanakan fungsi kepemimpinannya,” ujar Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, yang menyerahkan kedua pesawat di Hanggar Skadron Udata 17, pada 28 Desember 2022, seperti dikutip dari Tim Media Prabowo Subianto.

Acara penyerahan pesawat tersebut diawali dengan penghormatan, berupa Water Salute untuk pesawat Falcon 7X, sebagai simbol ucapan selamat datang di Lanud Halim Perdanakusuma.

Falcon 7 X yang digunakan TNI AU bukan pesawat baru. Pesawat ini dibuat Dassault Aviation pada tahun 2015. Saat pertama keluar dari pabriknya di Perancis, pesawat ini langsung diboyong ke Meksiko untuk digunakan oleh Aerolineas Centrales. Pesawat yang awalnya memiliki registrasi uji F-WWZR itu kemudian mendapatkan registrasi XA-GOR.

Dituliskan bahwa sebelum registrasi pesawat dicabut, nama pemilik pesawat yang terdaftar di FAA adalah salah satu perusahaan perbankan raksasa dunia, yaitu Bank Of America.

Lalu pada 10 Juni 2022, Falcon 7 X sudah terdaftar dalam registrasi di penerbangan Perancis, dengan nama Dassault Aviation dengan registrasi pengenal F-HJCP. Kemudian pada September 2022, pesawat tiba di Bandara Lelystad, ketika itu pesawat masih menggunakan strip besar berwarna abu-abu di badannya dengan tulisan F-HJCP terpampang di badan mesin jet.

Setelah sempat menghilang selama beberapa pekan, ternyata ketika muncul lagi, wajah Falcon 7 X sudah berubah. Warna dasarnya berubah dari putih menjadi abu-abu khas militer, dan strip abu-abu besar di badan telah berganti merah putih, Selain itu pada ekor pesawat ada roundel TNI AU.

Yang tadinya Falcon 7X menggunakan kode F-HJCP, maka saat resmi dioperasikan TNI AU mendapatkan nomor registrasi A-0707. Bicara spesifikasinya, Falcon 7X diawaki tiga kru (pilot, kopilot, dan pramugari) dan dapat menampung hingga 12 penumpang.

Pesawat ini memiliki panjang 23,19 meter, lebar bentang sayap 26,21 meter, dan tinggi 7,86 meter. Berat lepas landas maksimumnya (MTOW) mencapai 31.299 kg. Falcon 7X ditenagai berupa tiga mesin turbofan buatan Pratt & Whitney Canada (PWC) PW307A, yang masing-masing berdaya 28,46 kN.

Pesawat ini memiliki performa kecepatan jelajah maksimal 900 km per jam dan ketinggian terbang hingga 15.545 meter. Dassault Aviaton merancang Falcom series sebagai pesawat bisnis jet dengan kemampuan terbang jarak jauh. Dengan bahan bakar penuh, Falcon 7X dapat terbang non-stop sejauh 11.000 km.

Baca juga: Dassault Aviation Luncurkan Falcon 10X, Jet Bisnis Ultra Jarak Jauh dengan Sentuhan Jet Tempur Rafale

Falcon 8X
Falcon 8X adalan varian yang lebih maju dari Falcon 7X. Dassault Falcon 8X yang digunakan TNI AU adalah produksi tahun 2017. Operator pertamanya adalah Plenty Shine Investment Ltd, yang kala itu mendaftarkan Falcon 8X dengan nomer registrasi VP-CHY.

Kemudian sejak 18 Juli 2022, pesawat tersebut kembali dimiliki oleh Dassault Aviation dengan nomer registrasi F-HSRI. Ketika resmi digunakan TNI AU, pesawat mendapatkan registrasi A-0808.

Falcon 8X lebih panjang satu meter dari Falcon 7X dan dapat membawa 16 penumpang. Falcon 8X ditenagai tiga mesin jet Pratt & Whitney Canada PW307D. Falcon 8X memiliki jangkauan terbang lebih jauh dari Falcon 7X, yakni 11.950 km. Hal tersebut dapat dicapai berkat tangki tambahan dan mesinnya yang lebih efisien.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru