Stasiun Tsutsuishi, Stasiun Bawah Tanah yang Menyerupai Sebuah Bangker

0
Sumber: kotaku.com

Pernahkah terlintas di pikiran Anda mengenai sebuah stasiun bawah tanah yang memiliki suasana layaknya di film horror? Lengkap dengan pencahayaan yang tidak terlalu terang serta ratusan anak tangga yang siap menemani langkah Anda menuju pinggir rel. Jika Anda ingin merasakan nuansa yang berbeda dari stasiun bawah tanah seperti ini, silakan Anda mencobanya sendiri di Tsutsuishi Station di Jepang.

Baca Juga: Stasiun Ini Dalamnya Melebihi Tinggi Patung Liberty Loh!

Gambaran stasiun sama sekali tidak tercermin dari Tsutsuishi Station, bahkan lebih terkesan seperti sebuah bangker. Stasiun yang dibangun pada 16 Desember 1912 ini awalnya merupakan bagian dari Japanese Government Railways, namun pada 1 April 1987, JR West mengambil alih pengoperasian dari stasiun yang terletak di kota Itoigawa ini. Anda harus menuruni kurang lebih 290 anak tangga untuk sampai ke bibir rel, tanpa escalator, tanpa lift, hanya anak tangga.

Sumber: kotaku.com

Udara dingin yang menusuk tulang akan selalu mendampingi Anda selama berada di dalam stasiun ini. Pada awalnya, stasiun ini berada di permukaan, namun karena berbagai alasan, akhirnya dipindahkan ke bawah tanah. Warna putih kusam yang menempel di tembok lorong menuju stasiun menjadi pemandangan yang terpapar di sini, lengkap dengan lumut yang mulai menghiasi beberapa sudutnya.

Baca juga: Beragam Alasan Mengapa Orang Jepang Fanatik Pada Sosok Kereta

Stasiun ini terdiri dari dua platform yang terletak pada sisi yang berlawanan, berada di dalam Terowongan Kubiki seluas 11.353 meter, dengan kedalaman sekitar  40 meter di bawah tanah. Stasiun Tsutsuishi ini dilewati oleh kereta yang berada di jalur Nihonkai Hisui dengan jarak 40,9km dari Stasiun Ichiburi dan 335,4km dari Stasiun Maibara.

Sumber: kotaku.com

Karena tekanan udara yang dihasilkan oleh kereta yang lewat, akses ke platform dan ruang tunggu terbatas serta terlindungi dengan pintu besi besar yang dapat digunakan oleh orang-orang sebagai tempat berlindung dari terpaan badai.

Sumber: kotaku.com

Rata-rata, pengguna stasiun ini adalah para pelajar yang hendak pergi sekolah atau kuliah dengan jumlah kurang lebih 60 orang per harinya. Wajar saja jika stasiun yang terletak di 928 Otani, Senno,Itoigawa-shi, Niigata ini selalu terlihat sepi, layaknya sebuah lokasi syuting film-film horror.

Leave a Reply