Sukses di Jerman Hingga Dubai, Giliran Volocopter Unjuk Gigi di Singapura

0
Sumber: aljazeera.com

Tampaknya gagasan untuk menghadirkan drone untuk mengentaskan kemacetan dan polusi kini kian mendekati realita. Upaya demi upaya terus dikerahkan oleh sejumlah perusahaan yang menggeluti moda jenis baru ini untuk bisa meyakinkan para regulator bahwa drone ini tidak hanya aman, namun bisa membawa dampak signifikan pada kondisi lalu lintas kota-kita besar.

Baca Juga: Terima Kucuran Dana Segar, Volocopter Fokus Kembangkan VTOL Andalannya

Memang, perusahaan-perusahaan yang mengembangkan moda udara ini seperti Boeing, Ehang, hingga Volocopter sejatinya sudah dalam tahap pengembangan pasca uji coba dan bisa dibilang hanya tinggal menunggu sertifikasi saja untuk bisa masuk ke dalam layanan komersial. Selain menunggu proses sertifikasi, salah satu dari ketiga nama perusahaan di atas, Volocopter dikabarkan baru saja melakukan uji penerbangan terhadap taksi udara rilisannya di Marina Bay, Singapura beberapa waktu yang lalu.

Seperti yang diwartakan KabarPenumpang.com dari laman aljazeera.com (22/10), adapun moda Volocopter ini berhasil mengudara selama kurang lebih dua menit – atau satu menit lebih cepat ketimbang yang diiklankan oleh pihak perusahaan. Ini bukan lantaran masalah teknis, melainkan karena faktor cuaca yang tidak mendukung saat uji coba.

Adapun uji penerbangan di Singapura dilakukan oleh seorang pilot di dalamnya. Kendati demikian, nantinya moda-moda udara modern semacam ini akan berjalan secara otonom alias nirawak. Sebelum di Singapura, Volovopter sudah terlebih dahulu melakukan penerbangan demonstrasi publik di Jerman, Dubai, dan Finlandia.

Membahas sedikit tentang Volocopter ini sendiri, moda electric Vertical Take Off and Landing (eVTOL) ini menawarkan perjalanan udara yang aman, tenang, dan bebas emisi. Moda ini mampu mengangkut dua penumpang beserta barang bawaan mereka menuju jarak hingga 30 km dengan kecepatan 110 km per jam.

“Ini (uji penerbangan Volocopter) merupakan tonggak penting untuk pengenalan mobilitas udara perkotaan, karena kami memberikan gambaran kepada orang-orang terhadap moda udara modern dan betapa tenangnya itu (Volocopter) dalam penerbangan penuh,” ujar CEO Volocopter, Florian Reuter.

Baca Juga: Prototipe Taksi Drone Ehang 184, Sukses Uji Coba Dalam 1000 Kali Terbang

Senada dengan Florian, Civil Aviation Authority of Singapore (CAAS) mengatakan bahwa hadirnya Volocopter di Singapura diharapkan dapat mereduksi kemacetan yang terjadi di jalanan dewasa ini.

“Dengan bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan seperti Volocopter, kami berharap dapat memfasilitasi inovasi untuk penggunaan moda yang bermanfaat, sembari memastikan penerbangan dan keselamatan publik,” tutur Ho Yuen Sang, direktur divisi industri penerbangan di CAAS.

Leave a Reply