Tak Diberitahu Pihak Maskapai, Sejumlah Penumpang Scoot Frustasi Telah Terbang Bersama 110 Orang Wuhan

0

Virus corona, yang diduga menyebar dari sebuah pasar seafood ilegal di Wuhan, Cina, dilaporkan telah menewaskan puluhan orang, menjangkiti ribuan orang, dan telah menyebar hingga ke 13 negara. Tak heran, bila masyarakat dunia menaruh kekhwatiran besar terhadap virus ini jenis baru ini. Khususnya terhadap orang-orang dari Wuhan ataupun orang-orang yang habis bepergian dari Wuhan. Seperti yang dialami beberapa penumpang maskapai Scoot.

Baca juga: Tetap Ingin Bepergian di Tengah Ancaman Virus Corona? Berikut Tips dan Ulasannya

Baru-baru ini, seorang penumpang yang tak ingin disebutkan namanya, mengaku frustasi terhadap maskapai low cost carrier (LCC) asal Singapura tersebut. Hal itu lantaran pihak maskapai tidak memberitahu dirinya terbang bersama dengan 110 orang Wuhan yang hendak kembali ke negeri asalnya.

Tak hanya dirinya, seorang penumpang lain asal Perancis bahkan mengaku menyesal bila harus terbang berjam-jam bersama mereka. Andaikan ia tahu dirinya terbang bersama orang-orang Wuhan, ia pasti akan mengurungkan niatnya. Menurutnya, hal tersebut cukup berisiko mengingat mereka masih dimungkinkan terinfeksi virus Corona.

“Saya sebelumnya telah berdiskusi dengan istri saya jika saya bahkan harus pergi ke Ciina untuk menemaninya, tetapi kami melihat jumlah kasus dan Hangzhou tampaknya tidak berisiko, jadi saya memutuskan untuk mengambil penerbangan,” kata pria 52 tahun, yang tidak ingin disebutkan namanya.

“Tetapi ini adalah tingkat risiko yang berbeda ketika Anda terjebak di pesawat terbang dengan lebih dari 100 orang yang mungkin telah terinfeksi. Jika saya tahu, saya tidak akan pergi dalam penerbangan,” lanjutnya, sebagaimana dikutip dari laman straitstimes.com, Senin, (24/1).

Kekhawatiran pria Perancis tersebut tentu sangat berdasar, mengingat, sebelum seseorang dipastikan terkena virus Corona, mereka terlebih dahulu melalui masa inkubasi. Selama masa inkubasi tersebut, suspect virus corona tampak terlihat baik-baik saja, bahkan bisa lolos dari pengecekan pengukur suhu badan.

Sebelumnya, Jumat lalu, maskapai penerbangan yang masih satu grup dengan Singapore Airlines, Scoot, dengan nomor penerbangan TR188 berhasil mendarat mulus di Hangzhou, Provinsi Zhejiang, Cina, pukul 21.41 waktu setempat. Sesampainya di Bandara Hangzhou, seluruh penumpang yang berjumlah 314 orang langsung digiring untuk diisolasi selama 13 jam. Bahkan, satu penumpang pria kemudian diambil untuk tes darah untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Baca juga: Coronavirus Menyebar! Air China Cek Langsung Kesehatan Penumpang di Dalam Kabin

Dari 314 penumpang pada penerbangan tersebut, sekitar 110 adalah penumpang dari Wuhan. Awalnya, mereka memang berencana untuk terbang ke Wuhan. Tetapi, pasca akses keluar masuk Wuhan ditutup otoritas Cina, mereka memililh untuk terbang ke Hangzhou.

Hangzhou yang berjarak 740 kilometer memang sejauh ini dilaporkan aman, sekalipun kota tersebut terletak tak jauh dari Shanghai, yang sudah masuk ke dalam daftar wilayah sebaran virus Corona. Itulah sebabnya, mayoritas penumpang pada penerbangan tersebut memilih masuk ke Cina via Hangzhou dibanding tempat-tempat lainnya.

Leave a Reply