Tak Perlu Karantina, 17 Negara ini Masuk “Daftar Hijau” di Abu Dhabi

0
Abu Dhabi

Semua negara menetapkan karantina bagi para pelancong asing maupun penduduk mereka yang baru datang dari luar negeri. Biasanya karantina ini dilakukan untuk mencegah penularan virus corona yang mungkin dibawa ketika tiba.

Baca juga: Indonesia dan Singapura Siapkan “Reciprocal Green Lane” untuk Mudahkan Perjalanan Bisnis dan Resmi

Tapi meski begitu tak semua negara melakukan karantina dan memberikan kemudahan bagi beberapa negara dengan membebaskan pelancong mereka dari karantina. Salah satu yang membebaskan karantina bagi pelancong adalah Uni Emirat Arab atau UEA.

Di mana Abu Dhabi yang merupakan ibukota negara UEA baru saja memperbarui daftar hijau negara dan tujuan para pelancong yang dapat memasuki negara tersebut tanpa perlu karantina pada saat kedatangan. Dilansir KabarPenumpang.com dari laman thenationalnews.com (26/1/2021), awal penerbitan daftar hijau negara pelancong yang tidak perlu karantina dibuat pada Desember tahun lalu dan ini diperbarui setidaknya setiap dua minggu dengan perubahan terbaru pada Senin (25/1/2021), kemarin.

Negara baru yang ditambahkan dalam daftar hijau bebas karantina Abu Dhabi yakni Maladewa, Australia, Singapura, Greenland dan Kepulauan Falkland (Inggris). Adanya penambahan Maladewa membuka jalur untk liburan dari Abu Dhabi, bahkan tercatat belum lama ini sebagai tujuan liburan terpopuler bagi para pelancong Emirat.

Lima negara baru ini menambah daftar hijau pelancong bebas karantina menjadi 17. Berikut ini negara yang sebelumnya sudah masuk dalam daftar hijau bebas karantina di Abu Dhabi yakni, Bahrain, Brunei, Cina, Greenland, Hong Kong, Mauritius, Mongolia, Selandia Baru, Oman, Qatar, Arab Saudi, St Kitts dan Nevis serta Thailand.

Meski ada daftar hijau, Abu Dhabi tetap melakukan perkembangan baru terkait protokol dan pedoman Covid-19 suatu negara. Selain itu, adanya daftar hijau juga tetap mengharuskan semua pelancong internasional ke Abu Dhabi menunjukkan hasil tes PCR negatif dan melakukan tes PCR kedua setelah memasuki ibukota UEA tersebut.

Sehingga, bagi pelancong yang masuk dalam daftar hijau tidak perlu melakukan isolasi ketika mereka mendapatkan tes hasil negatif. Untuk diketahui, bagi pelancong yang bukan dari negara dalam daftar hijau wajib mengisolasi diri selama sepuluh hari.

Baca juga: Uni Emirat Arab Canangkan Proyek Kereta Peluru Bawah Laut Menuju India

Tak hanya itu, seringnya pembaruan daftar hijau, ternyata ada enam negara yang dulunya terdaftar kini dihapus yakni Kuwait. Selain itu ada Pulau Man, Makau, Kaledonia Baru, Sao Tome dan Principe sertya Taipei.

Leave a Reply