Taksi Drone Otonom EHang 216 Bakal Manjakan Pengunjung Kota Wisata Terpopuler di Guangdong

0
Seorang penumpang tengah menikmati pemandangan di sekitar Fisherman's Wharf, Kota Yantai, Cina Timur, dalam penerbangan ujicoba EHang 216, belum lama ini. Foto: Tangkapan layar YouTube channel EHang

Taksi udara atau taksi drone otonom EHang 216 tak lama lagi akan hadir di Guangdong, Cina. Kepastian itu didapat setelah perusahaan taksi terbang drone pertama di dunia itu meneken nota kesepakatan dengan perusahaan real estate asal Hong Kong, Greenland Hong Kong Holdings Limited, atas perjanjian kerjasama layanan joy flight atau tamasya udara di Forest Lake atau biasa juga dikenal Kota Yeuhu, Zhaoqing, sebuah kota tujuan wisata paling populer di Guangdong.

Baca juga: Keren, Taksi Drone Otonom EHang 216 Sukses Ajak Penumpang Terbang Keliling Langit Cina

Dilansir New Atlas, selain menghibur pengunjung kota wisata dalam program tamasya atau pariwisata udara, taksi drone otonom EHang 216 juga bakal menghibur masyarakat yang berkunjung dengan atraksi aerial media show, sejenis atraksi akrobatik nan menawan dari deretan drone EHang, seperti membentuk sebuah kata, benda, bendera, bangunan, dan berbagai bentuk lainnya, seperti video di bawah ini.

Forest Lake, yakni sebuah area berupa tujuh danau alami dan lahan seluas 3 juta meter persegi, digadang akan semakin diminati pengunjung jika Bandara Internasional Pearl River Delta sudah selesai dibangun pada 2025 mendatang.

Pada kondisi itu, taksi drone otonom EHang 216 diproyeksi bakal menjadi kendaraan alternatif untuk sampai ke bandara, dimana Forest Lake menjadi hubnya, sekalipun hal itu masih membutuhkan pengembangan dan konsep yang lebih matang.

Taksi drone otonom EHang 216, sejak awal kemunculannya, memang begitu menarik perhatian publik. Drone tersebut dinilai lebih efektif dan efisien dibanding helikopter, sekalipun EHang 216 memiliki rotor yang lebih banyak, yakni 16.

Taksi drone otonom EHang 216 mampu memuat dua penumpang dan terbang selama 21 menit di kecepatan mencapai 130 km per jam.

Baca juga: Taksi Drone EHang Masuki Tahun Layanan Pertama dengan Konsep Passenger Drone Hotel

Saat ini, layanan tamasya udara dan pertunjukan aerial media show taksi drone otonom EHang 216 masih dalam proses uji coba di Forest Lake. Jika berhasil, kedua perusahaan akan membawa konsep serupa ke kota-kota lain di seluruh daratan Cina. Sementara itu, EHang akan tetap fokus mengembangkan jangkauan bisnisnya dimana sebelumnya perusahaan itu telah melakukan uji coba di AS, Korea Selatan, Dubai, dan Eropa.

Selain bermain di pangsa pasar penumpang, EHang 216 juga tengah mengincar pasar drone kargo. Pada akhir Mei lalu, taksi udara otonom pertama di dunia ini dilaporkan telah mengantongi izin untuk melayani kargo udara atau logistik angkutan berat oleh Administrasi Penerbangan Sipil Cina (CCAC). Dengan begitu, praktis, EHang menjadi kendaraan udara otonom kelas penumpang (AAV) pertama di dunia yang berhasil mendapatkan izin masuki layanan kargo udara.

Leave a Reply