Tampilkan Sepasang Gay, Iklan Cathay Pacific Tuai Kontroversi

Sumber: istimewa

Sesuatu yang nyeleneh memang dapat dengan cepat mendapatkan perhatian, mulai dari penampilan hingga iklan. Mungkin sebagaian dari Anda masih ingat dengan perkara iklan salah satu maskapai asal Asia Tenggara, AirAsia yang mempublikasian sebuah iklan yang diterjemahkan oleh warganet mengandung isu seksis – padahal ini merupakan cara yang ditempuh pihak AirAsia dalam menyebar-luaskan promo yang kala itu terjadi pada akhir tahun 2017.

Baca Juga: Iklan Menjurus Seksis, AirAsia Menuai Kecaman dari Netizen

Kali ini ada lagi maskapai yang tersandung kasus-nyaris-serupa adalah flag carrier Hong Kong, Cathay Pacific. Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman onemileatatime.com (20/5/2019), beberapa minggu yang lalu Cathay Pacific baru saja merubah slogan mereka dari “Life Well Travelled” menjadi “Move Beyond”.

Seperti yang sudah disebutkan di atas, cara nyeleneh merupakan upaya yang bisa dibilang ampuh untuk mendongkrak nilai pamor, dan cara inilah yang dilakukan oleh Cathay Pacific dalam mempromosikan slogan terbarunya ini.

Dalam salah satu kampanye iklan, pihak Cathay Pacific menampilkan sepasang gay (homoseksual) yang tengah berjalan di pinggir pantai sembari berpegangan tangan. Tidak hanya itu, Cathay Pacific juga menambahkan tagline ”Move Beyond Labels”.

Jika digambarkan lebih mendalam lagi, kedua orang penyuka sesama jenis ini berbalutkan pakaian necis, mengenakan jas, namun bertelanjang kaki. Satu orang di sebelah kiri mengenakan baju warna biru tua, sedangkan yang satunya lagi mengenakan setelan hitam-hitam.

Sama seperti di Indonesia, tentu saja iklan yang dilayangkan oleh pihak maskapai ini mengundang kontroversi dan bahkan dilarang untuk tayang di Hong Kong. Pernyataan tersebut diungkapkan oleh surat kabar South China Morning Post, beberapa waktu yang lalu.

Bahkan, bisa dibilang ini merupakan satu-satunya iklan dari Cathay Pacific yang tidak ditayangkan dimanapun. Kendati menuai kontroversi, namun pihak Cathay Pacific merasa tidak bersalah karena pihaknya mendukung kesetaraan gender.

“Tidak peduli siapa Anda, ketika Anda datang untuk bekerja di Cathay Pacific … kami ingin Anda menjadi diri Anda sendiri dan merasa benar-benar nyaman dan menjadi bagian yang produktif dari tim dan itulah yang kami perjuangkan,” ujar CEO Cathay Pacific, Rupert Hogg.

Baca Juga: Blunder Beruntun! Cathay Pacific ‘Diskon’ Hampir 90 Persen Tiket Penerbangan Portugal – Hong Kong

Iklan dari Cathay ini memang sejatinya akan menimbulkan polemik yang menyeret berbagai pihak, salah satunya adalah para pelaku LGBT. Bagi negara yang masih memiliki pandangan ‘tertentu’ terhadap para pelaku LGBT, mungkin mereka akan berpikiran negatif tentang adanya iklan ini – berbanding terbalik dengan orang yang memiliki pemikiran terbuka, dimana mereka akan berpikir mengenai hak-hak dari pelaku LGBT ini.