Thursday, June 30, 2022
HomeAnalisa AngkutanTekan Pencurian Barang di KRL, KAI Commuter Pasang Kamera Canggih di 10...

Tekan Pencurian Barang di KRL, KAI Commuter Pasang Kamera Canggih di 10 Stasiun Sibuk

PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) atau KAI Commuter mulai melakukan langkah konkret dalam mencegah terjadinya pencurian barang di dalam rangkaian KRL (Kereta Rel Listrik) Commuter Line. Salah satunya dengan memasang kamera canggih di 10 stasiun sibuk.

Baca juga: KCI Langgar Aturan Terkait CCTV di KRL? Belajar dari Kasus Pemerkosaan Wanita di Kereta Komuter AS

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Anne Purba, mengungkapkan, kamera canggih atau kamera analytics tersebut berfungsi untuk mempelajari gesture dan gerak-gerik penumpang. Nantinya, kamera akan mendeteksi penumpang yang mencurigakan.

Sayangnya, Anne tak terlalu jauh memaparkan terkait fitur, cara kerja, dan bagaimana prosedur penanganan terhadap penumpang yang mencurigakan tersebut. Apakah akan dipantau secara khusus melalui kamera tersebut atau bagaimana; termasuk di stasiun mana saja kamera-kamera tersebut dipasang.

Yang pasti, saat ini, kamera-kamera analytics tersebut sudah dipasang di 10 stasiun dan masih dalam tahap uji coba yang melibatkan pihak kepolisian, mengingat ini sudah masuk tindak pidana kejahatan.

Diharapkan, dengan adanya kamera-kamera analytics yang tersebar di 10 stasiun itu, para penumpang yang berniat berbuat jahat menjadi urung melakukannya.

“Ada kamera analytics. Sudah ada 10 stasiun yang dipasang video analytics untuk mempelajari gerak-gerik, gesture, dan lain-lain,” kata Anne.

“(Saat ini) sudah dipasang dan masih diuji coba dan melibatkan pihak kepolisian. (Diharapkan) mengurangi niat jahat dan meminimalisir niat pencurian,” lanjutnya.

Pencurian di KRL memang sudah bertahun-tahun terjadi di KRL. Namun tak pernah ada tindakan konkret yang dilakukan PT KCI. Hanya yang dirasakan penumpang, announcer di KRL lebih banyak melakukan imbauan untuk berhati-hati terhadap barang bawaan, termasuk yang berada di rak bagasi. Tentunya dengan penekanan bahwa kehilangan barang bukanlah tanggung jawab mereka.

Di akhir tahun lalu, aksi pencurian tas di rak bagasi KRL terekam kamera amatir penumpang. Dalam rekaman itu terlihat pelaku memakai kaus putih dilapis kemeja motif kotak-kotak. Pelaku pria bertopi itu kemudian mengambil laptop dari atas bagasi yang di depannya dan langsung turun saat kereta berhenti di Stasiun Lenteng Agung, Jakarta Selatan.

Narasi yang beredar di media sosial, penumpang yang merekam kejadian tersebut mengaku curiga dengan pelaku. Namun, ia hanya bisa merekamnya dan setelah penumpang menyadari tasnya hilang di rak bagasi, barulah penumpang lain yang merekam menunjukkan video tersebut dan viral di media sosial.

Saat ini, Anne Purba mengkonfirmasi, identitas pelaku pencurian di KRL yang viral di medsos itu sudah dikantongi pihak kepolisian dan sedang diburu.

Baca juga: Marak Pencurian Komponen Rel Kereta, Ternyata Sudah Jadi Momok Sejak Puluhan Tahun

Pencuri di KRL Jabodetabek tak selamanya melenggang bebas. Ada yang tertangkap. Tetapi, sekali lagi, itu bukan karena tindakan konkret dari operator, melainkan dari penumpang itu sendiri. Salah satunya insiden pencurian pada Maret 2020 lalu.

Ketika itu, seorang penumpang menaruh barangnya di rak bagasi. Sedangkan ia duduk. Lalu, ada penumpang lain mencurigakan dan penumpang yang memiliki barang tersebut menyadarinya serta langsung mengejarnya. Setelah diinterogasi, pelaku akhirnya mengakui telah mencuri tas atau barang penumpang tersebut.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru