Terdampak Shutdown Nasional, Penumpang Delta Air Lines ‘Loloskan’ Senpi di Penerbangan Internasional

Sumber: abc.net.au

Seorang penumpang Delta Air Lines kedapatan membawa sebuah pistol berpeluru ketika dirinya hendak mengudara dari Bandara Internasional Hartsfield-Jackson, Atlanta menuju Bandara Internasional Narita Tokyo di Jepang pada 2 Januari 2019 kemarin. Menurut Transport Security Administration (TSA), senjata api (senpi) yang dibawa oleh penumpang yang tidak dibongkar identitasnya ini berada di dalam hand-luggage, yang notabene di bawa ke dalam kabin. Duh!

Baca Juga: Bisa Dibuka Langsung Oleh Petugas Keamanan Bandara, Inilah Gembok Koper TSA

Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari nytimes.com (14/1/2019), penumpang ini lalu sukses melakukan penerbangan internasionalnya menuju Jepang, tanpa melakukan tindakan berbahaya di dalam kabin selama penerbangan. Lalu setibanya di Bandara Internasional Narita, penumpang ini langsung diamankan oleh petugas, pun dengan senpi yang dibawanya. Uniknya, bagaimana bisa sebuah senpi tidak terdeteksi oleh petugas Bandara Internasional Hartsfield-Jackson?

Diketahui, kejadian yang berlangsung pada tanggal 2 Januari ini bertepatan dengan hari ke-11 shutdown pemerintah federal secara nasional. Dikhawatirkan para petugas yang bekerja tanpa digaji ini malah seolah mengindahkan peraturan yang berlaku dan berujung pada tindakan yang sewaktu-waktu dapat mengancam keselamatan di sektor transportasi secara keseluruhan. Diketahui, lebih dari 50.000 petugas bandara terdampak dari shutdown nasional ini.

“TSA telah menentukan prosedur standar namun tidak diikuti, terbukti dengan seorang penumpang melewati pemeriksaan standar TSA dengan senjata api yang berada di dalam hand-luggagenya,” tutur seorang narasumber dari TSA.

Namun, dengan cepat pihak berwenang yang terkait membantah isu kekurangan staf yang harus disalahkan atas insiden keamanan ini.

Baca Juga: Bandara di AS Kian Ketat, TSA Wajibkan Pemeriksaan Terpisah Pada Perangkat Elektronik

“Kami tidak bisa menyalahkan shutdown nasional ini atas insiden lolosnya senpi ke dalam penerbangan internasional pada 2 Januari 2019 kemarin,” tutur juru bicara TSA, Michael Bilello.

TSA mengatakan bahwa ada 7,6 persen karyawan yang memiliki nilai absen yang tidak dijadwalkan pada Senin pagi, lebih dari dua kali lipat dari tahun sebelumnya. Sementara itu, Bandara Internasional Hartsfield-Jackson adalah salah satu dari dua bandara di Amerika yang ditunjuk untuk menerapkan “rencana darurat” karena masalah ketidakhadiran dan masalah lainnya.