Terkendala Masalah Komputer, Ratusan Penerbangan British Airways Dibatalkan

Boeing 767 milik British Airways. Sumber:MRO Network

Maskapai asal Inggris, British Airways dikabarkan telah membatalkan lebih dari 100 penerbangannya pada hari Rabu (7/8) setelah sistem komputer maskapai mengalami kerusakan. Pembatalan ini menghantam ribuan pelancong yang ada di bandara Heathrow dan Gatwick London – sementara itu 300 penerbangan lainnya mengalami keterlambatan hingga satu jam lamanya. Sudah barang tentu kesalahan sedikit saja yang terjadi di bandara akan berimbas tidak hanya pada maskapai terkait saja, melainkan maskapai lainnya juga.

Baca Juga: Peringati Ultah ke-100, British Airways ‘Dandani’ Boeing 747-400 dengan Livery BOAC

British Airways, yang dimiliki oleh International Airlines Group (ICAGY), mengatakan bahwa check-in and flight start system mengalami kerusakan sebagian, dan untuk menanganinya, terpaksa pihak maskapai mengerahkan sistem manual cadangan untuk menjaga agar pengoperasian jalur udara mereka tetap beroperasi.

Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman cnn.com (7/8), juru bicara maskapai mengatakan bahwa penumpang yang penerbangannya dibatalkan kiranya untuk melakukan pemesanan ulang tiket pada tanggal 8 dan 13 Agustus. British Airways hingga kini masih belum mengungkapkan apa yang menyebabkan komputer-komputer tersebut mati.

“Kami meminta maaf kepada para penumpang atas kekacauan yang terjadi dan ketidaknyamanan Anda. Kami telah menyelesaikan masalah tersebut,” ujar pihak maskapai meminta maaf.

Diantara semua penundaan yang terdampak dari kasus British Airways ini, Bandara Heathrow lah yang paling merasakan imbasnya. Bagaimana tidak, hampir semua penerbangan yang ada di bandara tersibuk di Eropa ini mengalami penundaan – mulai dari Los Angeles, New York, Philadelphia, Pittsburgh, Charlotte, Nashville, hingga Miami. Semuanya mengalami keterlambatan pemberangkatan.

Baca Juga: Akhirnya! British Airways Hadirkan Boeing 747 Berlivery Vintage BOAC

Namun, ini bukanlah kali pertama gangguan komputer menyerang sektor aviasi Tanah Britania. Pada tahun 2017 silam, British Airways bahkan pernah membatalkan semua penerbangannya dari Bandara Heathrow dan Gatwick karena kegagalan sistem IT utama. Walhasil, gangguan ini menyebabkan kekacauan yang masif di dunia penerbangan. Sekira 75.000 penumpang terdampak masalah.

Diperlukannya perawatan rutin dari setiap elemen dari sebuah maskapai penerbangan – baik dari segi modanya atau fasilitas penunjang di setiap bandara merupakan salah satu hal penting untuk dilakukan. Pengecekkan rutin pun mejadi satu aktivitas yang tidak boleh terlewatkan setiap harinya. Hal semacam ini ditujukan untuk menghindari masalah semacam ini terulang kembali di masa yang akan datang.