Otoritas Bandara Hong Kong (AAHK) secara resmi mengumumkan tonggak sejarah baru dalam industri penerbangan Asia. Mulai 27 Mei 2026, Terminal 2 (T2) Bandara Internasional Hong Kong akan beroperasi secara penuh untuk melayani keberangkatan penumpang. Langkah ini menandai selesainya proyek ekspansi masif yang dirancang untuk memperkuat posisi Hong Kong sebagai pusat transit udara paling sibuk dan efisien di dunia.
Pembukaan penuh ini bukan sekadar tambahan ruang fisik, melainkan pusat operasional baru yang akan menaungi 15 maskapai penerbangan utama. Maskapai-maskapai besar, termasuk maskapai berbiaya rendah (LCC) yang memiliki volume penumpang tinggi, akan memindahkan seluruh proses check-in dan layanan keberangkatan mereka ke gedung terminal yang lebih modern ini.
Langkah ini diharapkan dapat memecah kepadatan di Terminal 1 yang selama ini memikul beban operasional utama. Dengan dibukanya T2, Bandara Hong Kong kini memiliki infrastruktur yang mampu menangani target ambisius: melayani hingga 120 juta penumpang dan 10 juta ton kargo per tahun di masa depan.
Operasional penuh Terminal 2 adalah kepingan terakhir dari teka-teki proyek Sistem Tiga Landasan Pacu (3RS) yang bernilai miliaran dolar. Infrastruktur baru ini didukung oleh teknologi tercanggih, mulai dari sistem penanganan bagasi otomatis berkecepatan tinggi hingga integrasi transportasi yang lebih mulus.
Penumpang yang berangkat dari Terminal 2 akan dihubungkan ke pintu keberangkatan (gates) melalui sistem kereta Automated People Mover (APM) yang telah diperbarui, memastikan perpindahan antar-terminal tetap cepat dan nyaman. Selain itu, T2 juga dirancang sebagai pusat multi-moda yang menghubungkan bandara dengan wilayah Greater Bay Area melalui layanan feri dan bus lintas batas yang lebih terintegrasi.
Selain aspek teknis, Terminal 2 menawarkan pengalaman berbelanja dan bersantap yang jauh lebih luas dibandingkan versi sebelumnya yang sempat ditutup untuk renovasi pada 2019. Fasilitas pemeriksaan keamanan dan imigrasi di T2 juga dilengkapi dengan teknologi biometrik terbaru, memungkinkan proses border crossing yang lebih minim sentuhan (contactless), serupa dengan tren bandara pintar global lainnya.
Pembukaan pada 27 Mei mendatang diprediksi akan menjadi momentum kebangkitan penuh sektor pariwisata dan bisnis Hong Kong pasca-pandemi, sekaligus memberikan standar baru bagi kenyamanan penumpang di kawasan Asia-Pasifik.
Panduan Bus Gratis dari Bandara Hong Kong ke Macau, Khusus Pelancong!
