Tuesday, January 27, 2026
HomeAnalisa AngkutanTerminal 2 Bandara King Khalid Resmi Dibuka, Kapasitas Penumpang Melonjak Jadi 14...

Terminal 2 Bandara King Khalid Resmi Dibuka, Kapasitas Penumpang Melonjak Jadi 14 Juta

Lanskap penerbangan Arab Saudi kembali mencatatkan sejarah penting dengan peresmian Terminal 2 di Bandara Internasional King Khalid (KKIA) pada akhir Januari 2026. Pembukaan terminal ini menandai tuntasnya proyek pembangunan kembali skala besar yang mencakup Terminal 1 dan 2, sekaligus menegaskan posisi Riyadh sebagai hub penerbangan global yang kian modern.

Diresmikan langsung oleh Pangeran Faisal bin Bandar selaku Emir Riyadh, fasilitas terbaru ini menjadi simbol ambisi Arab Saudi dalam menyambut lonjakan kunjungan internasional dan berbagai acara besar dunia di masa mendatang.

Satu hal yang paling menonjol dari pengembangan ini adalah peningkatan kapasitas yang sangat drastis. Abdulaziz Al Duailej, Presiden Otoritas Umum Penerbangan Sipil (GACA), mengungkapkan bahwa gabungan kapasitas Terminal 1 dan 2 kini melonjak dari yang semula hanya 6 juta menjadi 14 juta penumpang per tahun.

Peningkatan kapasitas lebih dari 130% ini bukan sekadar angka, melainkan respons strategis untuk mengakomodasi pertumbuhan sektor pariwisata dan memfasilitasi ekspansi maskapai penerbangan di bawah payung besar visi nasional “Saudi Vision 2030”.

Selain sisi fasilitas, Bandara King Khalid memegang peran vital sebagai mesin penggerak ekonomi kota Riyadh. Pada tahun 2024 saja, bandara ini tercatat berkontribusi sekitar 2,2% terhadap PDB Riyadh atau setara dengan SR22,5 miliar. Dengan dibukanya Terminal 2 yang lebih modern, bandara ini diharapkan dapat menyerap lebih banyak tenaga kerja, melengkapi 66.000 lapangan kerja langsung dan tidak langsung yang sudah ada saat ini. Modernisasi infrastruktur ini juga dirancang untuk memperkuat konektivitas udara antarbenua, menjadikan Riyadh titik transit yang lebih kompetitif di kawasan Timur Tengah.

Dari sisi arsitektur dan fungsionalitas, Terminal 2 hadir dengan desain yang mencerminkan identitas modern Arab Saudi namun tetap mengedepankan efisiensi bagi para pelancong. Kolaborasi erat antara entitas pemerintah, operator bandara, dan Kementerian Transportasi serta Layanan Logistik telah berhasil menciptakan tengara arsitektur baru yang tidak hanya indah secara visual, tetapi juga siap menangani volume lalu lintas udara yang tinggi.

Langkah ini sekaligus menjadi fondasi bagi rencana yang lebih besar, yakni pembangunan terminal raksasa baru di Bandara Internasional King Salman yang diproyeksikan mampu menampung hingga 40 juta penumpang.

Keberhasilan peresmian Terminal 2 ini menjadi bukti nyata bahwa Arab Saudi sedang berlari kencang dalam mentransformasi sektor logistik dan pariwisatanya. Bagi para pelancong mancanegara maupun pebisnis global, pembukaan Terminal 2 di Bandara King Khalid menjanjikan pengalaman perjalanan yang lebih lancar, fasilitas yang lebih mumpuni, dan akses yang lebih luas menuju jantung kerajaan Arab Saudi.

Sukseskan Visi 2030, Arab Saudi Bangun Bandara Baru di Riyadh: Tampung 185 Juta Penumpang-Punya 6 Runway

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru