Ternyata, Ini Maskapai Pertama di Dunia yang Operasikan Penerbangan Internasional

0
Chalk's International Airlines, maskapai pertama di dunia yang mengoperasikan penerbangan internasional pertama di dunia. Foto: Sunshine Skies

Maskapai penerbangan tertua di dunia yang masih beroperasi tentu sudah banyak yang tahu. Yups, KLM, maskapai nasional Belanda. Maskapai penerbangan pertama di dunia, DELAG, juga sudah tak asing. Namun, bagaimana dengan maskapai pertama di dunia yang operasikan penerbangan internasional berjadwal? Banyak yang sudah tahu?

Baca juga: Hari Ini, 111 Tahun Lalu, DELAG Maskapai Pertama di Dunia Asal Jerman Resmi Berdiri

Traveling keliling dunia, dari sisi ketersediaan layanan penerbangan internasional, saat ini bukanlah hal sulit.

Dahulu, sebelum Pan American (Pan Am) memperkenalkan layanan kelas ekonomi modern demi mengantar sebanyak-banyaknya orang terbang ke seluruh dunia, rute internasional memang ada, tetapi hanya untuk segelintir orang. Kasarnya, hanya untuk orang-orang berduit. Sebagai gambaran, di tahun 1945, perjalanan dari New York ke London dipatok seharga US$711. Sangat mahal untuk ukuran saat itu.

Usai keberhasilan Pan Am menyediakan layanan internasional murah dengan konsep kelas ekonomi modern, maskapai lain pun mengekor. Sampai saat ini, hampir seluruh negara di dunia terhubung dengan penerbangan internasional, baik oleh maskapai dalam negeri maupun luar negeri.

Akan tetapi, sebagian dari kita mungkin belum tahu, sebelum Pan Am memasifkan layanan internasional, Chalk’s International Airlines, sudah lebih dahulu melakukannya, bahkan jadi yang pertama.

Dikutip dari Sun Sentinel, maskapai Chalk’s International Airlines adalah maskapai pertama di dunia yang mengoperasikan penerbangan internasional berjadwal pada Februari 1919, dari Miami ke Bimini di Bahama, dua tahun setelah didirkan.

Sebetulnya, penerbangan internasional pertama di dunia oleh Chalk’s International Airlines tidak terlalu spesial. Sebab, maskapai yang sebelumnya merupakan bagian dari Red Arrow Flying Service (Royal Air Force Aerobatic Team dari Inggris) ini hanya menjangkau jarak tak kurang dari 88 km.

Selama bertahun-tahun, maskapai ini terus mengoperasikan rute internasional ini. Tak cukup sampai di situ, Chalk’s International Airlines bahkan juga mengklaim sebagai maskapai tertua di Amerika Serikat yang masih beroperasi.

Seiring berjalannya waktu, maskapai di dunia terus berinovasi, melengkapi barisan armada dengan pesawat-pesawat terbaru, dan memperluas rute, salah satunya rute Miami-Bimini. Tetapi, tidak demikian dengan Chalk’s International Airlines. Karenanya, tak heran bila bisnisnya mulai mengendur.

Pada tahun 1974, Chalk’s International Airlines dijual ke Resorts International. Maskapai akhirnya diplot hanya untuk melayani Miami ke resortnya di Paradise Island, Bahama.

Di tahun 1991, Chalk’s kembali dijual. Sejak saat itu, maskapai beberapa kali berpindah tangan. Tahun 2005 menjadi fase paling mementukan terhadap sepak terjang perusahaan yang mengklaim sebagai maskapai tertua di AS ini.

Ketika itu, pesawat amfibi maskapai mengalami kecelakaan hebat. Setelahnya, operasional maskapai jadi tak jelas karena tak melayani penerbangan, namun tak ada keterangan sudah berhenti beroperasi.

Baca juga: Thomas Cook, Travel Agent Tertua di Dunia yang Kini ‘Tutup Usia’

Pada 30 September 2007, Departemen Perhubungan AS mengultimatum Chalk’s International Airlines agar segera memberikan kepastian paling lambat setahun terkait masa depan bisnisnya.

Sayangnya, pihak Chalk’s International Airlines tidak merespon dan akhirnya otoritas mencabut izin operasi maskapai dan riwayat maskapai tertua di AS yang masih beroperasi itu tamat.