Ternyata, Kereta Kenegaraan Kim Jong Un Tidak Lepas dari Peran dan Dukungan Cina

Kereta Kenegaraan milik Kim Jong Un. Sumber: istimewa

Kunjungan Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un ke Vietnam pada Selasa (26/2/2019) memang patut mendapat sorotan lebih. Terutama ketika terungkap fakta bahwa sang diktator menggunakan kereta api sebagai moda pilihannya untuk menyambangi negara berjuluk Vietnam Rose ini. Sebagaimana yang sudah diberitakan sebelumnya, ini merupakan lawatan kedua sang Supreme Leader guna bertemu dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Baca Juga: Mengapa Kim Jong Un ‘Lebih Senang’ Naik Kereta Ketimbang Pesawat? Ini Dia Spekulasi yang Beredar!

Selain itu, ini juga merupakan kesekian kalinya Korea Utara mendapat bantuan dari Cina, sekutunya, dalam urusan menyediakan moda transportasi guna melakukan pertemuan di negara lain. Sebelumnya, pada Juni kemarin, Kim Jong Un mendapatkan bantuan dari pihak Cina berupa peminjaman armada Boeing 747 milik Air China guna memenuhi undangan pertemuan dengan Trump di Singapura.

Dalam lawatannya kali ini juga, Kim Jong Un tidak terlepas dari bantuan pihak Cina, dimana Negeri Tirai Bambu membantunya dalam urusan penyediaan armada kereta yang seusai dengan kriteria sang diktator. Ya, rangkaian kereta berwarna hijau tentara dengan nomor DF11Z, menggunakan mesin diesel buatan Cina yang berlogo China Railway Corporation milik negara. Bahkan, menurut salah satu mantan intelijen Korea Selatan, Nam Sung-wook mengatakan bahwa kereta ini benar-benar bisa berjalan berkat bantuan Cina.

“Ini merupakan full service dari Xi Jinping (Presiden Cina),” ujar Nam Sung-wook.

“Kim tidak bisa bepergian tanpa perlakuan khusus Cina,” tandasnya.

Sebagaimana yang diketahui bersama, dalam kunjungannya kali ini, Kim Jong Un hanya menggunakan kereta sampai Dong Dang, Vietnam – padahal ia bisa mengular sampai ke Hanoi. Jawabannya adalah karena bentang rel (gauge) yang tidak sama antara rute Pyongyang – Dong Dang dan Dong Dang – Hanoi.

Berdasarkan peta persebaran jalur kereta di wilayah Asia Tenggara yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman unescap.org, tampak bentang rel dari Pyongyang – Dong Dang berukuran 1.435 mm, sedangkan dari Dong Dang – Hanoi memiliki bentang rel yang berukuran 1.000 mm.

Sumber: unescap.org

Dapat Anda lihat pada gambar di atas, jalur kereta yang berwarna hijau itu tersambung ke sebelah utara (Korea Utara), dan ujung dari jalur hijau tersebut berujung di Dong Dang – tempat Kim Jong Un mengakhiri perjalanan panjangnya dari Pyongyang.

Perjalanan sejauh 4023 km dengan menggunakan tentu saja menimbulkan serangkaian pertanyaan besar, salah satunya adalah, “apakah lokomotif Kim Jong Un mengalami pergantian selama menempuh perjalanan tersebut?”

Baca Juga: Setelah Menempuh Jarak 4023 Km, Kereta Kim Jong Un Tiba di Vietnam Selasa Pagi

Walaupun belum ada media yang bisa memastikan apakah pertanyaan tersebut memiliki jawaban “iya” atau “tidak”, namun salah satu media lokal Cina mengabarkan bahwa mereka mendapati kereta yang digunakan oleh Kim Jong Un tengah break di salah satu stasiun di Cina. Jadi diasumsikan, Kim tidak mengganti rangkaian keretanya dan hanya beristirahat guna cooling down mesin keretanya.