Terowongan Kereta “Gunung Braswell,” Gelap di Dalam Instagramable di Luar

Terowongan Kereta Gunung Braswell (narcity.com)

Tak hanya Indonesia yang banyak memiliki terowongan kereta tua dan tak lagi terpakai. Ternyata di Georgia, Amerika Serikat ada satu terowongan kereta tua yang kini tak lagi dilengkapi rel kereta dan bernama Terowongan Kereta Gunung Braswell.

Baca juga: Ernest Junction, Bekas Terowongan Kereta yang Kondang Jadi Obyek Grafiti

Dirangkum KabarPenumpang.com dari berbagai laman sumber, terowongan ini cocok untuk didatangi ketika musim panas tiba. Sudah ada sejak abad ke 19 dan di buka tahun 1882, letak terowongan ini di Rockmart dan bersembunyi di dekat jalan tanah tua.

(narcity.com)

Meski keren dan cukup Instagramable, terowongan di Georgia ini terlantar dan tak terurus. Bahkan untuk sampai di sini, para pendaki rela melewati jalan berlumpur yang dipenuhi dengan dedaunan yang membusuk.

Terowongan kereta ini, digunakan hampir satu abad dan ditinggalkan tahun 1980 saat jalur kereta api di alihkan. Dulunya ketika masih berfungsi, jalur ini melitas kereta api selatan dari Tennessee Timur, Virginia dan Georgia.

Meski kereta berhenti meliuk-liuk, terowongan kereta Gunung Braswell dibiarkan tetap alami. Yang terlihat bahkan ketika akan menikmatinya adalah keheningan yang dipecahkan oleh angin atau kedatangan pengunjung menggantikan gemuruh keras lokomotif yang pernah mengular.

Untuk tiba disini, pendaki ataupun pelancong bisa menggunakan beberapa cara, tetapi harus mengikuti koordinat untuk sampai di sana. Memiliki panjang 750 kaki atau 0,22 km membuat perjalanan cukup menyenangkan.

(narcity.com)

Meski alami, ternyata banyak ban bekas dan sampah lainnya berantakan di ujung timur ketika orang-orang membuang sampah mereka ke bukit terdekat. Tetapi ketika pelancong sudah berada di dalam, akan disuguhi pemandangan interior batu yang dilengkapi dengan kantong-kantong kecil, ini dimaksudkan untuk menyelamatkan pejalan kaki yang terperangkap ketika kereta dulu melintas di terowongan. Atap dengan noda hitam dari jelaga kereta api yang melintas selama bertahun-tahun.

Bahkan terowongan ini memiliki banyak rumor dan cerita berhantu yang terjadi selama bertahun-tahun. Untuk menikmati dalam terowongan ini, pelancong harus menggunakan sepatu bot agar terhidnar dari lumpur karena jalur sangat berlumpur dan basah hampir sepanjang tahun dan tak lupa pula untuk bawa senter.

Baca juga: “Terowongan Cinta” di Ukraina, Salah Satu Jalurnya Menuju Pangakalan Militer Rahasia

Terowongan itu terbuat dari batu bata, tetapi sebagian besar batu bata itu lapuk dan telah kehilangan warna aslinya. Itu membuatnya terlihat sangat vintage dan Anda benar-benar dapat melihat sejarah tempat unik ini.