Terowongan Stasiun Manggarai, Optimalkan Keselamatan Calon Penumpang

wikipedia

Setiap stasiun memiliki jalur penyeberangan baik melalui perlintasan kereta atau terowongan bawah tanah. Namun terkadang, penyeberangan setiap peron sering tak dijaga oleh petugas dan membuat khawatir para penumpang yang akan berpindah dari peron satu ke peron lainnya. Sama seperti di Stasiun Manggarai, salah satu stasiun tersibuk di Jakarta ini memutuskan untuk membuat terowongan bawah tanah seperti stasiun besar lainnya untuk berpindah dari peron satu ke peron yang lain serta untuk keselamatan para penumpang.

Selain untuk memudahkan penumpang, pembuatan terowongan ini juga mengurangi ke khawatiran pengumpang saat akan menyeberang dan kereta akan melintas. Sayangnya terowongan ini, belum memberikan pelayanan khusus untuk para difabel sehingga masih menyulitkan penumpang difabel untuk menggunakan terowongan yang resmi beroperasi pada 8 Desember 2016 lalu.

Untuk ketersediaan jalur bagi difabel, melalui akun Twitter resmi milik @CommuterLine, “Saat ini masih belum tersedia, akan kami bantu sampaikan ke unit terkait untuk di evaluasi, terimakasih.” Memang dari video di Youtube, sudah terlihat fasilitas untuk difabel hanya saja sampai saat ini pengerjaannya belum rampung.

liputan6.com
liputan6.com

Pembangunan terowongan untuk penumpang kereta di stasiun Manggarai ini dimulai sejak 13 Oktober 2014 lalu oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) melalui anak usahanya PT Kereta Api Properti Manajeman (KAPM). Panjang terowongan ini 60 meter dengan lebar tujuh meter dan lebih besar dibanding terowogan yang ada di stasiun Pasar Senen.

Pengerjaan yang akan berakhir pada November 2016 ini, selesai tanpa ada pemunduran waktu dan awal Desember 2016 sudah mulai beroperasi untuk penumpang. Sayangnya, adanya terowongan ini pada awal beroperasi masih belum disadari oleh penumpang dan masih melewati perlintasan kereta. Sebenarnya, dengan adanya terowongan ini, memudahkan penumpang untuk berpindah dari peron satu ke yang lainnya apalagi perlintasan kereta di setiap peron di penuhi kereta saat jam-jam sibuk dan sangat aman digunakan.

Tak hanya memudahkan, di terowongan yang baru ini, sangat nyaman karena sudah dilengkapi dengan tempat sampah dan kipas angin besar di setiap sisi terowongan. Papan petunjuk untuk menuju setiap peron pun sudah terpasang dengan apik sesuai tujuan dan rute kereta yang akan Anda naiki. Lampu penerangan di terowongan ini pun cukup untuk menerangi terowongan setiap harinya didukung cat tembok yang berwana putih sehingga penumpang tidak akan merasa pengap atau gelap.

Bisnis Indonesia
Bisnis Indonesia

Lantai peron ini pun sebenarnya sudah di plur dengan baik, hanya saja sisi kanan dan kirinya masih belum rapi dan sempurna. Terowongan ini memiliki empat tangga untuk menuju setiap peronnya. Untuk tangga pertama berada dekat peron satu setelah pintu masuk/keluar stasiun Manggarai. Tangga ke dua untuk peron 2-3, tangga ketiga untuk peron 3-4 dan tangga terakhir untuk peron 5-6. Semua tangga ini berada di sisi kanan terowongan.

Dikutip dari merdeka.com (21/2/2017), terowongan yang mulai beroperasi awal Desember 2016 lau ini, sempat tergenang air dengan ketinggian mata kaki orang dewasa. Akibat hujan deras yang turun membasahi ibu kota Jakarta beberapa waktu lalu.