Tertabrak Trem, Wanita Paruh Baya ini Tersangkut di Kolong!

Proses Evakuasi Korban Tabrakan Trem, Sumber: scmp.com

Selalu berhati-hati ketika tengah melakukan perjalanan dengan moda apapun – sepeda motor, mobil, sepeda, atau bahkan berjalan kaki. Tetap perhatikan kondisi sekitar, jangan sampai lengah sedetik pun, atau bisa-bisa nasib Anda akan berujung seperti seorang wanita paruh baya di Causeway Bay, Hong Kong.

Baca Juga: Tingkat Kecelakaan Trem Meningkat, Praha Gelar Kampanye Keselamatan di Jalan

Sebagaimana yang diwartakan KabarPenumpang.com dari laman scmp.com, wanita yang berdomisili di Cina ini terpaksa dievakuasi menuju Rumah Sakit Ruttonjee di Wan Chai setelah dirinya tertabrak oleh sebuah yang tengah melintas. Kejadian ini sendiri terjadi pada pagi hari, tepatnya pukul 08.55 waktu setempat, dimana wanita berusia 79 tahun tersebut tertabrak oleh sebuah trem yang hendak menuju Shau Kei Wan dari Happy Valley.

Ia tertabrak di sebuah persimpangan yang letaknya tidak terlalu jauh dari Central Library. Berdasarkan laporan pihak kepolisian yang terjun ke lapangan, wanita yang identitasnya dirahasiakan tersebut berada di kolong trem ketika diselamatkan. “Ia mengalami luka yang cukup parah pada bagian kepala,” tutur salah satu pihak kepolisian yang menyelamatkan nyawa wanita ini. “Ketika diselamatkan, ia masih berada dalam kondisi sadar,” tandasnya.

Lalu ia pun segera dilarikan ke Rumah Sakit Ruttonjee guna mendapatkan pertolongan pertama. Namun karena lukanya yang cukup parah, akhirnya ia dirujuk ke Rumah Sakit Queen Mary di Pok Fu Lam yang disinyalir memiliki perlengkapan yang lebih mumpuni. Beruntung, nyawa wanita tersebut bisa diselamatkan dan ia segera mendapatkan penganganan medis lebih lanjut.

Pihak kepolisian mengatakan bahwa wanita paruh baya tersebut memegang ijin dua arah – itu artinya ia bisa mengunjungi Hong Kong secara legal. Petugas kepolisian sempat dibuat bingung ketika tidak ada anggota keluarga yang mendampingi korban ketika tengah berjalan. Mengingat usianya yang sudah tidak belia lagi, “Alangkah lebih baiknya jika ada seorang anggota keluarga yang menemaninya berjalan keluar.”

Baca Juga: Sematkan Sistem Peringatan Kecelakaan Dini, Inilah Trem Avenio M dari Siemens

Adapun dampak dari kejadian yang terjadi pada Selasa (23/1/2018) ini adalah layanan trem yang mengarah menuju Timur sempat tertunda selama kurang lebih 40 menit – hingga pada akhirnya, pada pukul 09.35 waktu setempat, pengoperasian dari trem tersebut bisa kembali normal. Tidak hanya itu, jaringan yang menuju ke arah Barat pun sempat mengalami keterlambatan selama kurang lebih 25 menit.