Thailand Siapkan Stasiun Nong Khai untuk Jaringan Kereta Menuju Laos-Cina

0
Stasiun Nong Khai yang akan jadi depo perdagangan internasional

Daerah Nong Khai yang merupakan provinsi paling utara di Thailand telah dipersiapkan oleh Departemen Transportasi Kereta Api untuk koneksi kereta api dengan Laos. Di mana Thailand tengah bersiap untuk lebih banyak membuka perdangangan dengan Cina di sepanjang jalur yang menghubungkan ketiga negara itu.

Baca juga: Thailand Canangkan Kereta Peluru Trans-ASEAN, Hubungkan Cina, Laos, Malaysia dan Singapura

Untuk itu sebuah situs 80-rai di Stasiun Nong Khai akan dikembangkan sebagai depo untuk menangani perdagangan internasional. Direktur Jenderal Departemen Kereta Api, Kittiphan Panchan mengatakan, sebuah halaman transshipment juga akan dibangun untuk menangani barang-barang yang dibawa dengan kereta api Thailand maupun Cina.

KabarPenumpang.com melansir bangkokpost.com (17/9/2021), negara ini juga merencanakan jembatan baru di atas Sungai Mekong untuk kereta api, sekitar 30 meter dari Jembatan Persahabatan Thailand-Laos saat ini. Sebab, jembatan yang berada di antara Stasiun Nong Khai dengan Thanaleng di Laos harus berbagi dengan kendaraan bermotor yang melintas keduanya.

Departemen ini tidak memberikan tenggat waktu untuk proyek-proyek tersebut, tetapi ada urgensi baru karena jalur kereta api Laos-Cina sepanjang 471 kilometer hampir selesai. Kereta pertama dari Cina ke Vientiane dijadwalkan tiba pada 2 Desember untuk merayakan Hari Nasional Laos.

Hal ini karena bagian trek akan diperpanjang dari Vientiane ke perbatasan Thailand. Kereta api Laos-Cina adalah bagian dari jaringan Trans Asia di bawah Belt dan Road Initiative yang dipelopori Cina untuk menghubungkan sistem kereta apinya dengan Asia Tenggara.

Alasan itulah yang membuat pihak berwenang Thailand membayangkan jalur yang ditingkatkan untuk memindahkan barang antara Cina dan pelabuhan laut dalam Laem Chabang di Pesisir Timur. Tetapi sayangnya, pekerjaan di Thailand terlambat bertahun-tahun dari jadwal.

Thailand sekarang berharap dapat terhubung dengan Laos dan Cina pada tahun 2028 ketika jalur kereta cepat pertama dari Bangkok ke Nong Khai selesai. Bagian pertama dari jalur berkecepatan tinggi sedang dibangun dari Bangkok ke Nakhon Ratchasima, dan dapat beroperasi pada tahun 2026.

Kereta berkecepatan tinggi di Thailand akan dapat berlari dengan kecepatan maksimum 250 km per jam, sedangkan kereta api di Laos akan mencapai kecepatan 160 km per jam. Pemerintah mengharapkan koneksi kereta api untuk mempromosikan lebih banyak perdagangan dan pariwisata antara Thailand dan Cina.

Baca juga: Desember 2021, Laos dan Cina Akan Terhubung dengan Jalur Kereta Api

Kereta cepat akan memungkinkan produk Thailand mencapai Cina selatan dalam waktu tidak lebih dari satu setengah hari, dibandingkan dengan dua atau tiga hari di darat dan hingga seminggu di laut.