Tiga Bersaudara Kehilangan Uang AUS$7110 dalam Penerbangan Emirates

Emirates (www.heraldsun.com.au)

Seorang awak kabin Emirates dituduh mencuri uang ribuan dolar dari penumpang pada Juni lalu dalam penerbangan dari Thailand menuju Dubai. Awak kabin itu diduga mencuri dari dompet tiga orang penumpang yang meninggalkan kursi mereka.

Baca juga: Ingat! Anda Berhak Peroleh Kompensasi Setelah Lapor Kehilangan Bagasi di Bandara

Dilansir KabarPenumpang.com dari laman 9news.com.au (22/10/2018), pencurian uang itu diduga terjadi di kelas bisnis penerbangan Emirates dimana tiga orang bersaudara telah meninggalkan barang-barang mereka tanpa pengawasan. Ketiganya diketahui meninggalkan tempat duduknya untuk memeriksa ayah mereka yang sakit saat dalam penerbangan itu.

Ketika kembali ke tempat duduk, salah satu dari ketiga saudara itu melihat sebanyak Dh3700 (AUS$1422) hilang dari salah satu dompet. Tak hanya itu, dari dompet pria lainnya Dh14.800 (AUS$5688) juga lenyap.

“Kami kemudian memberitahu kepada supervisor kabin dan membawa kami serta memfoto uang yang tidak dicuri dari dompet kami. Uang kami ini memiliki nomor seri yang berurutan dengan uang lainnya yang di curi,” ujar salah seorang pria yang uangnya hilang itu di pengadilan.

Bila ditotal sekitar AUS$7110 uang yang raib begitu saja dari dua dompet ketiga saudara itu. Kemudian saat itu ketika pesawat mendarat, polisi mengambil dan membawa barang ketiga saudara tersebut untuk memeriksa sidik jari yang tertinggal.

Mereka juga melakukan penggeledahan di pesawat dan tidak ada uang yang ditemukan. Awak kabin yang merupakan orang Mesir tersebut yang dituduh mencuri itu diduga memiliki kecocokan sidik jari dengan salah satu dompet tiga saudara itu.

Pria 37 tahun tersebut mengaku tidak bersalah di pengadilan Dubai pada Rabu lalu. Ternyata, kejadian pencurian ini bukanlah yang pertama kali, tahun lalu pasangan asal Selandia Baru kehilangan sekitar AUS$4360 pada penerbangan Emirates dari Paris menuju Dubai di kabin kelas satu.

Steve Hay dan Andy yang meninggalkan uang tunai mereka dalam tas tangan milik Hay saat mereka pergi ke bar pesawat selama 45 menit. Ketika pesawat mendarat, petugas keamanan memotret paspor penumpang di pesawat dan mencari pesawat untuk tanda-tanda uang yang hilang, tapi tanpa hasil.

Baca juga: Petugas Keamanan Bandara di Bangkok Curi Uang Penumpang, Diamankan Malah Tertawa

“Petugas keamanan bertanya apakah kami mencurigai siapa pun. Kami mengatakan kami tidak akan tahu, ”kata Hay kepada New Zealand Herald.

Blog perjalanan One Mile at a Time telah melaporkan tren penumpang yang memesan penerbangan dengan perputaran cepat di Timur Tengah dengan tujuan khusus mencuri barang berharga di udara. Laporan itu menemukan sebagian besar pencuri menyerang di kelas ekonomi.