Tiga Fakta Kejadian Aneh Berbalut Mistis Dibalik Kecelakaan Pesawat Sriwijaya Air SJ-182

0
Black box FDR atau Flight Data Record pesawat Boeing 737-500 Sriwijaya Air PK CLC flight SJ182 dipamerkan pihak terkait di JICT Tanjung Priok dalam keadaan direndam air bersih atau payau usai ditemukan. Foto: Twitter @SAR_NASIONAL

Kecelakaan fatal Boieng 737-500 Sriwijaya Air PK-CLC dengan nomor penerbangan SJ-182 akan segera terungkap usai Flight Data Recorder (FDR) atau black box pesawat ditemukan. Namun, tak banyak yang sadar bahwa tanggal penemuan black box atau kotak hitam pesawat nahas yang berusia 26 tahun itu sama dengan tanggal penemuan black box kecelakaan pesawat Airbus A320 AirAsia QZ851 flight 8501, yakni sama-sama ditanggal 12. Kok bisa?

Baca juga: Menakar Kesalahan Prosedur Perawatan Pesawat Nahas Boeing 737-500 Sriwijaya Air SJ-182

Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 pada Sabtu siang (9/1) dilaporkan hilang kontak empat menit setelah lepas landas. Pesawat itu dilaporkan hilang pada pukul 14.40 WIB di perairan Kepulauan Seribu di antara Pulau Lancang dan Pulau Laki.

Pesawat itu hilang kontak pada posisi 11 nautical mile di sebelah utara Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, setelah melewati ketinggian 11.000 kaki dan pada saat menambah ketinggian di 13.000 kaki. Pesawat yang dipiloti Capt. Afwan tersebut semula dijadwalkan take-off atau lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada 13.25 WIB dan tiba di Bandara Supadio, Pontianak pada 15.00 WIB.

Sejak awal, kecelakaan Sriwijaya Air SJ-182 memang sudah penuh dengan hal-hal berbalut mistis. Pada November 2020 lalu, Mbak You, paranormal beraliran kejawen, sempat memberikan ramalan 2021 di hadapan awak media. Dalam salah satu ramalannya, Mbak You menyinggung soal kecelakaan pesawat.

Menurutnya akan ada kecelakaan pesawat berlambang merah dan biru mengalami kecelakaan. Pesawat dengan lambang merah akan mengalami kecelakaan berat. Sementara yang berlambang biru tak terlalu berat.

Mbak You juga menyebutkan terjadinya kecelakaan pesawat itu. Menurutnya, akan terjadi sebelum Juli 2021. “Itu terjadi di pertengahan, sebelum bulan Juli. Mulai sekarang saya hitung maju, sebelum bulan Juli sudah ada kasus tersebut,” terang Mbak You dalam video viral di media sosial.

Selanjutnya, ketika kecelakaan benar-benar terjadi pun, momentumnya pun juga aneh. Beberapa netizen coba menghubungkan antara waktu kejadian dengan nomor penerbangan pesawat.

Disebutkan, SJ-182, jika dibreakdown itu sama dengan Sabtu mewakili “S” Januari mewakili “J” dan 182 atau 18:2 yang berarti 9. Singkatnya, SJ-182 sama dengan Sabtu, 9 Januari yang notabene menjadi hari, tanggal, dan bulan terjadinya kecelakaan pesawat Sriwijaya Air yang menewaskan 62 orang, terdiri dari 50 penumpang dan 12 kru, tersebut.

Baca juga: Deretan Kisah Penumpang Sriwijaya Air SJ-182 Selamat dari Kecelakaan Maut, Bikin Nangis!

Tak cukup sampai di situ, tanggal penemuan black box pesawat Boeing 737-500 PK-CLC, yakni tanggal 12 juga sama dengan tanggal ditemukannya black box dari pesawat Airbus A320 AirAsia QZ851 PK-AXC.

Sekalipun tak ada hubungan langsung dengan terjadinya kecelakaan, namun, bukan berarti hal-hal kecil seperti ini tak memiliki makna apapun. Bisa saja, karena keterbatasan manusia menjabarkan fenomena alam, termasuk hubungan antara kejadian-kejadian di atas, tak sedikit orang yang menganggap ini sebagai lelucon belaka.

Leave a Reply